Tanjungpinang, KepriDays.co.id — Polisi Sektor Tanjungpinang menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan 25 ton bantuan air bersih untuk masyarakat pulau penyengat yang mengalami krisis air bersih akibat dua bulan dilanda musim kemarau, Kamis (27/08/2028).
Kegiatan pendistribusian air bersih kepada masyarakat di wilayah Pulau Penyengat tersebut dipimpin oleh Kapolsek Tanjungpinang Kota Iptu Freddy Simanjuntak, S.H.,
Iptu Freddy Simanjuntak mengatakan, sebanyak 70 ton air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Kampung Bugis, Senggarang, Pulau Penyengat, serta wilayah Lapas Kampung Jawa.
“Kegiatan pendistribusian air bersih ini telah dilaksanakan sejak awal Agustus 2026 dan hingga saat ini masih terus berlangsung,” terangnya.
Selain itu, Iptu Freddy Simanjuntak menjelaskan, Polresta Tanjungpinang melalui Polsek Tanjungpinang Kota menargetkan distribusi air bersih sebanyak 150 ton kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Distribusi air bersih tersebut akan terus dilakukan secara bertahap hingga kondisi kembali normal, khususnya sampai turunnya hujan yang dapat memenuhi kembali kebutuhan air masyarakat,” tegasnya.
Sedangkan, Ketua RT 02 Penyengat, Bambang Sumardi mengatakan, selama hampir dua bulan masyarakat telah mengalami krisis air, dimana kondisi 27 sumur dari 5 perkampungan mengalami kekeringan dan sudah terasa asin.
”Untuk kesehatan sudah keterbatasan karena sudah hampir dua bulan tidak hujan, sumur mengering, SWRO juga dalam perbaikan solusinya Alhamdulillah dapat bantuan,” ucapnya.
Sementara, Iptu Freddy Simanjuntak melalui kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pengusaha air bersih, yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan pendistribusian air bersih kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh pengusaha air bersih yang telah mendukung kegiatan ini. Bantuan dan kepedulian yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih,” ujarnya.
Polsek Tanjungpinang Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya selama kondisi kekeringan dan keterbatasan air bersih masih terjadi.
Editor: Roni
