Bintan, KepriDays.co.id – Sebanyak 20 orang bakal calon (balon) pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Bintan mengikuti seleksi tambahan di Gedung BKPSDM, Bintan Buyu, Kamis (22/10/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Bintan, Firman Setyawan mengatakan, dari 13 desa yang menggelar Pilkades Serentak hanya tiga desa yang melaksanakan seleksi tambahan.
“Setiap desa ditetapkan maksimal lima calon. Namun ada tiga desa yang jumlah calonnya melebihi maka para bakal calon tersebut harus mengikuti seleksi tambahan,” ujar Firman saat diwawancarai di Gedung BKPSDM Bintan.
Tiga desa yang memiliki jumlah balon terbanyak adalah Desa Sebong Lagoi ada 8 orang, Desa Teluk Sasah ada 6 orang, dan Desa Bintan Buyu ada 6 orang.
Maka 20 balon itu harus mengikuti seleksi tambahan. Dimulai dari tes tertulis (CAT). Lalu tes wawancara dan administrasi atau persoalan pengalaman.
“Ujian atau tes dalam seleksi tambahan ini digelar dari pagi hingga malam. Selesainya sekitar pukul 20.00 WIB malam ini,” jelasnya.
Masing-masing tes memiliki bobot atau nilai tersendiri. Untuk tes tertulis memiliki bobot 60 persen, tes wawancara 25 persen dan administrasi atau pengalaman 15 persen.
Setelah seluruh tahapan tes di seleksi tambahan ini selesai. Tim seleksi (Timsel) yang berasal dari Akademisi STIE Tanjungpinang, STISIPOL Tanjungpinang dan Pegawai BKPSDM Bintan langsung melakukan peleno dan mengumumkan balon yang berhak mengikuti Pilkades Serentak tersebut.
“Malam ini selesai seleksi dan malam ini juga kita lakukan pleno serta mengumumkan balon yang lulus,” sebutnya.
Sementara disinggung jumlah yang akan dinyatakan lulus seleksi tambahan ini. Firman menegaskan bahwa sesuai aturan tadi dengan maksimal calon masing-masing desa hanya lima orang. Maka dari 20 balon yang ikut seleksi tambahan 15 balon dinyatakan lulus sementara sisanya 5 balon gugur.
“Jadi dalam seleksi tambahan ini hanya 15 orang yang lulus dan berhak mengikuti Pilkades Serentak. Sementara 5 orang akan gugur malam ini,” ucapnya.
Wartawan: Ari
Editor: Roni
