KARIMUN – Suasana Minggu pagi (20/7/2025) di kawasan Coastal Area Karimun tampak berbeda dari biasanya. Udara terasa lebih segar, jalanan yang biasanya dilalui kendaraan bermotor kini bebas dari deru mesin dan asap knalpot. Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati area tersebut untuk mengikuti Car Free Day (CFD) perdana yang resmi diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Karimun Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole. CFD perdana ini mengusung tema “Semangat Kebersamaan, Gaya Hidup Sehat, dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan”, sebuah konsep yang memadukan olahraga, interaksi sosial, dan dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa CFD tidak sekadar menjadi ajang olahraga pagi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“CFD ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menciptakan ruang publik yang sehat, ramah keluarga, dan menjadi tempat warga bisa bersilaturahmi. Kami ingin pemerintah hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Iskandarsyah di hadapan para peserta.

Ribuan warga tampak antusias mengikuti beragam aktivitas seperti jalan santai, bersepeda, senam bersama, hingga permainan anak-anak. Suasana semakin meriah dengan musik pengiring dan pembagian doorprize yang menambah semangat peserta.
Tak hanya menyehatkan tubuh, CFD juga dimanfaatkan sebagai ajang mempromosikan potensi ekonomi kerakyatan. Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ikut membuka lapak dagangan di sepanjang jalur CFD.

Berbagai produk lokal ditawarkan, mulai dari kuliner tradisional seperti otak-otak, kue lapis, dan mie lendir, hingga kerajinan tangan, busana, dan aksesori khas Karimun. Aroma makanan yang menggoda membuat banyak pengunjung mampir untuk membeli, mencicipi, dan berinteraksi langsung dengan para penjual.
Bupati dan Wakil Bupati turut menyempatkan diri berkeliling stand UMKM, menyapa para pelaku usaha, bahkan mencicipi beberapa hidangan khas. Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole menilai kehadiran UMKM membuat suasana CFD semakin hidup.

“CFD ini bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga ruang tumbuh bagi ekonomi masyarakat. Kami berharap ini bisa digelar rutin agar manfaatnya dirasakan secara luas,” ujarnya.
Rian, salah satu pengunjung CFD, mengaku kegiatan ini memberi nuansa baru bagi aktivitas olahraga mingguan.
“Kami memang biasa olahraga di Coastal Area, tapi dengan CFD suasananya jauh lebih ramai dan semangat. Anak-anak senang sekali karena bisa main dan banyak jajanan,” katanya sambil tersenyum.
Sejumlah warga lainnya juga berharap kegiatan ini terus berlanjut dan bahkan diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Karimun. Menurut mereka, CFD memberikan wadah positif yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan peluang usaha.

Menariknya, dalam kesempatan yang sama, Pemkab Karimun juga meluncurkan aplikasi Halo Bupati Karimun, sebuah platform digital yang dirancang untuk menampung aspirasi, saran, dan keluhan masyarakat secara langsung kepada pemerintah daerah.
Dengan aplikasi ini, warga dapat mengirimkan laporan atau masukan terkait pelayanan publik hanya dengan ponsel mereka, sehingga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi lebih cepat dan efektif.
Pemerintah Kabupaten Karimun menegaskan komitmennya untuk menjadikan CFD sebagai agenda rutin. Selain mendorong pola hidup sehat, CFD juga diharapkan menjadi ruang interaksi sosial lintas usia dan latar belakang, serta motor penggerak bagi perekonomian lokal.

“Semoga kegiatan seperti ini terus kita laksanakan secara berkesinambungan, sehingga Karimun tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara ekonomi dan semakin erat persaudaraannya,” tutup Bupati Iskandarsyah. (*)
