Salat Id di Pamedan, Lis : Semoga Kita Kembali ke Fitrah

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Sabtu (21/3/2026).

Sejak pagi, jemaah telah memadati lokasi untuk menunaikan ibadah sholat Idulfitri secara berjemaah.

Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Tanjungpinang ini dimulai pukul 07.15 WIB dengan Imam Duduy Saadullah, S.Pd.I., Bilal Doni Rahman, S.Sos.I., serta khutbah yang disampaikan KH. Bambang Maryono, M.Pd.I.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah turut hadir bersama keluarga dan mengikuti pelaksanaan Salat Idulfitri bersama masyarakat.

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang, anggota DPRD Kota Tanjungpinang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, tokoh agama, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Lis Darmansyah menyampaikan, hari raya atau hari kemenangan Idul Fitri merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Salat Idulfitri yang digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang berjalan dengan lancar dan khidmat. Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali kepada fitrah, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kota Tanjungpinang,” ujar Lis.

Selain itu, Lis juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait yang telah menjaga ketertiban sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan baik dan nyaman,” katanya.

Sedangkan dalam khutbahnya, KH. Bambang Maryono, M.Pd.I, mengangkat pentingnya berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu amalan utama yang harus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa durhaka kepada orang tua merupakan perbuatan yang sangat dibenci, sehingga setiap anak harus senantiasa menjaga sikap, perkataan, dan perbuatannya.

“Jangan sekali-kali kita menjadi anak yang durhaka. Sekeras apapun kehidupan yang kita jalani, tetaplah hormati dan muliakan kedua orang tua kita,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya untuk selalu mendoakan orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

“Jangan pernah lupa mendoakan orang tua kita. Doa anak yang saleh akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi mereka. Surga berada di bawah telapak kaki ibu, dan ridha Allah tergantung pada ridha orang tua,” katanya.

Menurutnya, momentum Idulfitri harus dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan dengan orang tua, memohon maaf atas segala kesalahan, serta memperkuat kembali ikatan kasih sayang dalam keluarga.

Sementara, pelaksanaan salat Idul Fitri yang digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang di Lapangan Pamedan Ahmad Yani ini menjadi salah satu pusat kegiatan ibadah masyarakat, yang berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh kekhidmatan, sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam memfasilitasi dan mendukung kegiatan keagamaan masyarakat.

Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *