Setiap Rupiah Uang Negara Harus Dipertanggungjawabkan

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Pertanggungjawaban APBD bukan sekadar laporan angka, bukan pula sekadar kewajiban administratif tahunan.

Bahkan lebih dari itu, adalah cermin amanah, refleksi dari kepercayaan rakyat kepada pemerintah daerah, serta wujud dari tanggung jawab moral dan politik dalam mengelola setiap rupiah uang rakyat.

Hal tersebut disampaikan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat pidato Rapat Paripurna Pengesahan Perda PP APBD 2025 di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Senin (6/7/2026).

Lis Darmansyah menyataka, setiap angka dalam APBD adalah cerita. Setiap realisasi anggaran adalah kerja. Dan setiap capaian pembangunan adalah harapan yang harus di jawab bersama.

“Kita menyadari bahwa perjalanan pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Dinamika dan perubahan kebijakan nasional, hingga kebutuhan masyarakat yang terus berkembang menjadi ujian sekaligus pengingat bahwa pembangunan adalah proses dan penuh yang dinamis penyesuaian,” jelas Lis.

Capaian dan ikhtiar pembangunan dengan semangat kebersamaan antara eksekutif dan legislatif, serta dukungan seluruh elemen masyarakat, berbagai program pembangunan telah dj jalankan.

Peningkatan infrastruktur dasar, penguatan pelayanan publik, pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi fokus utama.

“Semua itu diarahkan untuk tujuan besar, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Tanjungpinang secara merata dan berkeadilan, serta terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil. Karena kita meyakini bahwa kepercayaan publik hanya dapat tumbuh melalui integritas dan kinerja yang nyata,” ucap Lis.

Selain itu, Lis mengungkapkan, semangat optimisme menuju masa depan, harus memiliki optimisme yang kuat bahwa kota Tanjungpinang akan terus tumbuh menjadi kota yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.

“Antara sinergi pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat, kita yakin tantangan akan dapat kita ubah menjadi peluang. Kita akan terus mendorong inovasi, memperkuat ekonomi lokal, serta memastikan pembangunan yang inklusif agar tidak ada satu pun masyarakat yang tertinggal dari kemajuan,” harap Lis.

Lis meyakini, dengan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan DPRD, komitmen disertai menjaga amanah serta menjunjung tinggi nilai-nilai seluruh budaya proses melayu, pembahasan rancangan peraturan daerah dapat berjalan lancar, objektif.

“Marilah kita terus memperkuat sinergi, menjaga kepercayaan masyarakat, dan bekerja dengan penuh dedikasi demi kemajuan daerah. Semoga allah swt senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam management amanah ini,” tutup Lis.

Editor: Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *