oleh

Gaya Hidup Generasi Millenial

Oleh:
Ellsa Saprina Putri
Mahasiswi Jurusan Ilmu Administrasi Publik Stisipol Raja Haji Tanjungpinang

Pada zaman millenial saat ini kehidupan anak muda berkembang pesat dan sering disebut banyak kalangan yaitu anak muda zaman now yang lebih mementingkan passion dan kebutuhan sosial mereka.

Generasi millenial adalah generasi yang sangat mahir dalam teknologi dengan didukung perkembangan teknologi dan sarana yang ada saat ini, memiliki banyak peluang untuk bisa berada jauh didepan dibanding generasi sebelumnya.

Namun sayangnya generasi ini cenderung lebih tidak peduli terhadap sosial, politik dan perekonomian. Sekedar untuk mengetahui trennya generasi milenial yang lagi hits mereka rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk nongkrong di kafe mahal dan belanja outfit, aksesoris hingga gadget terbaru, asalkan tetap up to date.

Maka tidak heran jika kita sering menjumpai geng anak muda di cafe dan mall kekinian setiap harinya yang menguras dompet. Presentasi pengeluaran gaya hidup generasi millenial, nongkrong di cafe 50%, shoping 50%, nonton 50%, traveling 30%, internet 30%.

Sementara bagi yang belum memiliki penghasilan dan masih mengandalkan uang jajan dari orangtua, bahkan tidak jarang mereka mengalokasikan seluruh uang jajan untuk mengikuti trend hidup masa kini.

Mereka lebih fokus kepada pola hidup kebebasan dan hedonisme, mereka lebih cenderung menginginkan hal yang instant dan tidak menghargai proses.

Di Indonesia, ada sekitar 81 juta penduduk yang termasuk dalam generasi millenial. Berarti sekitar hampir 32% dari total populasi diindonesia. Pertanyaannya, mampukah kelompok 32% ini menjadi agent of change untuk indonesia?

Siapakah mereka yang membangun dan meneruskan untuk Indonesia? Ini menjadi tantangan terbesar bagi generasi millenial saat ini. Seiring dengan gaya hidup masyarakat, generasi milenial yang cenderung mengalami pola hidup tidak teratur karena lebih memprioritaskan passion ketimbang kesehatannya.

Tampaknya kehidupan dari generasi ini sungguh terjamin dan menyenangkan tentunya dengan kemajuan teknologi yang pesat, kehidupan yang super dinamis dan perkembangan alat telekomukasi telah membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Akan tetapi seiiring dengan hal itu, tidak kita sadari bahwa dunia ini semakin kejam dan banyak tantangan baru yang harus dihadapi. Tingginya tingkat mobilitas antar negara sebagai dampak dari globalisasi dan dibentuknya masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015, menyebabkan persaingan untuk dapat survive di dunia ini menjadi lebih keras.

Belum lagi ditambah dengan naiknya tingkat inflasi yang terus terjadi dari tahun ke tahun yang menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok menjadi lebih mahal dan sulit dijangkau. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, generasi milenial tidak boleh kalah dalam persaingan dengan anak-anak muda di negara lain.

Pendidikan yang tinggi saja tidak cukup, harus dibekali dengan pengalaman dan soft skills yang baik wajibnya menjadi pribadi yang kreatif, aktif, dam inovatif tentunya harus dimiliki dalam jiwa anak muda zaman now.

Apalagi penetrasi internet di Indonesia telah menyampai angka 50% dari total penduduk. Menurut survei (AP911) pada 2018. Dari total 262 juta jiwa, sebanyak 143,26 persen orang diperkirakan telah menggunakan internet.

Dampak positif dari hal itu, generasi milenial tidak perlu menghabiskan waktu dan usaha banyak hanya untuk melihat barang di toko. Namun tetap jadilah manusia yang kreatif, inovatif, dan cepat belajar dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.

Tetaplah jaga sopan santun terhadap semua orang, dan jalin komunikasi terhadap rekan sehingga terhindar dari sifat sombong, sok tau, dan loyalitas rendah.

Kemudian ubah dan mulai membangun dan memperbaiki kualitas diri, agar kita melampaui standart yang ada. Optimisme pastinya harus mulai ditanamkan, dari keluarga-keluarga harus bisa menjadi rumah menumbuhan optimisme. Menekankan tentang pentingnya pendidikan, semangat juang dan etos kerja keras, agar generasi ini berkembang dengan bijaksana. ***



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *