oleh

AKP Budi Hartono, Perwira Polisi yang Peduli dan Rendah Hati

Karimun, Kepridays.co.id – Adalah AKP Budi Hartono, seorang perwira polisi yang bertugas sebagai Kapolsek Balai Karimun. Kepeduliannya kepada sesama patut diapresiasi.

Seperti yang terlihat pada Rabu (14/5) malam. Ia sedikitpun tidak memiliki rasa geli atau takut, untuk memberikan dan langsung mengoleskan salep gatal-gatal kepada seorang juru parkir di Pasar Malam, yang menderita penyakit gula darah, bernama Nurman yang berusia 78 tahun.

Pria yang biasa disapa Budi itu merasa iba ketika suatu hati ia melihat pria paruh baya itu mengeluh sakit kepadanya.

“Saya kebetulan lewat, terus melihat bapak ini seperti kesakitan dan saya lihat di kedua kakinya seperti luka, dan ia bilang bahwa kakinya gatal. Lalu semalam (Rabu) saya berniat datang lagi untuk coba memberikan obat untuk kakinya,” ungkap Budi kepada Kepridays.co.id, Rabu (15/5) siang.

Setibanya Budi ditempat biasa Nurman melakukan pekerjaannya, Budi langsung mengecek beberapa bagian tubuh nurman, dan terlihat banyaknya luka lecet akibat bekas garukan.

Budi menyebutkan, dirinya pergi bersama Unit Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Karimun, karena sekaligus ingin melakukan pengecekan terhadap kondisi Nurman.

“Sebenarnya saya mau datang sendirian saja kasih salep, namun kita juga harus pastikan kondisi medis dari pak Nurman sendiri, dan alhasil setelah cek tensi tekanan darahnya msaih normal dan setelah cek darah, gula darahnya diatas 200,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak ada sedikitpun rasa geli saat ia memberikan dan mengolesi salep tersebut ke kaki pria separuh baya itu.

“Saya kasihan kepada beliau, apalagi dia sebatang kara dan tak ada yang mengurusi dia. Jadi disini sayang tidak mau hanya sebagai penegak hukum, saya juga mau berguna bagi masyarakat umum dengan memberikan perhatian lebih ke masyarakat yang kurang mampu,” ungkapnya.

Sementara itu, Nurman merasa senang bahwa ada seorang periwira polisi yang memiliki pangkat dan memiliki hati yang peduli.

“Alhamdulillah, saya senang. Saya tidak menyangka dia sendiri yang langsung memegang kaki saya untuk diberikan obat, saya tidak akan melupakan apa yang sudah dilakuka pak Budi,” katanya.

Nurman berdoa atas apa yang dilakukan AKP Budi itu, dapat dibalas oleh Allah dan dapat dicontoh oleh aparat penegak hukum lainnya.

Penulis: Sari
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *