oleh

Bobby Akui Khilaf: Ini Jadi Pelajaran Berharga Buat Saya

Tanjungpunang, KepriDays.co.id – Ketua Partai Nasdem Kota Tanjungpinang Bobby Jayanto mengakui kehilafan ucapannya yang diduga mengandung unsur rasis saat pidato dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. Menurutnya hal itu dilakukan tanpa direncanakan, dan spontanitas.

“Ujaran itu spontanitas dan tidak kita rencanakan. Ini kesilapan dari saya, Ini suatu pelajaran yang sangat berharga buat saya,” katanya di halaman Satreskrim Polres Tanjungpinang, Kamis, (25/07) usai menjalani pemeriksaan.

Ia menambahkan, apa yang ia jalani ini (pemeriksaan polisi) merupakan suatu tanggung jawab kepada masyarakat. Terkait status tersangka atau tidak, ia serahkan kepada penegak hukum.

“Masalah hukum, kita serahkan kepada penyidik. Proses masih berjalan, dan belum selesai sampai disini,” katanya, didampingi dya orang kuasa hukumnya, yaitu, Zudy Fardy SH dan Rio Irwansyah.

Disinggung ketudakhadirannya saat panggilan pertama dan kedua, Bobby mengatakan bahwa pada pemanggilan pertama ia tidak datang karena sakit.

“Pada panggilan kedua kebetulan saya ada acara di Jakarta. Nah pada panggilan ketiga inilah saya datang. saya dimintai keterangan masih sebagai saksi,” Bobby.

Sementara Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Alie didepan wartawan menerangkan, pemanggilan tethadap Bobby Jayanto tersebut masih sebagai saksi.

“Pemanggilan sebagai saksi dalam proses penyidikan berkas perrkara. Kemungkinan naik status akan jadi tersangka atau tidak, nanti sama-sama kita tunggu prosesnya,” kata Efendri Alie.

Sebelumnya saat berpidato di sebuah acara Booby diduga menyebutkan kata-kata yang bersifat rasis. Bobby menyebutkam kata kulit hitam. Hal itu memicu kegaduhan publik. Hingga kasus tersebut dilaporkan ke pihal kepolisian oleh beberapa elemen masyarakat baik ormas maupun LSM. Saat ini kasus tersebut terus bergulir.

Wartawan: Munsyi Untung
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *