oleh

Warga Keluhkan Masalah Sampah, Dinas Perkim Tak Fokus Jalankan Tupoksi


Tanjungpinang, Kepridays.co.id– Penanganan masalah sampah di Kota Tanjungpinang perlu jadi perhatian Walikota Tanjungpinang. Warga masyarakat banyak mengeluhkan masalah sampah tersebut. Terutama di kawasan Tanjungpinang Timur.

Ketersediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah yang sangat minim disinyalir menjadi penyebab berlarutnya masalah sampah. Di beberapa titik jalan tampak sampah berserakan.

“TPS sampah sangat minim. Kita aja di perumahan Kijang Kencana buang sampah ke TPS Batu 10,” kata Mail Warga Kijang Kencana, Kamis (25/07/19).

Menurutnya sebagian warga buang sampahnya sembarangan, karena sulitnya menemukan TPS. Sehingga dia menilai ini perlu menjadi atensi Walikota Tanjungpinang.

Senada disampaikan Anto warga Batu 13 Arah Kijang. Menurutnya minimnya TPS membuat warga susah membuang sampah. “Masa kita harus jauh-jauh bawa sampah. Hanya untuk buang sampah saja susah. Kita sekarang buang sampah ke Batu 10 Kuburan,” katanya.

Menurutnya banyak warga membuang sampah sembarangan karena tidak ada TPS sampah. Oleh karen itu dinas terkait diminta memperhatikan masalah tersebut. Sehingga tidak berlarut-larut. Karena jumlah penduduk terus bertambah.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Maskur Tilawahyu menilai Dinas Perkim tidak fokus menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Sehingga masalah sampah berlarut.

Dinas Permukiman Penduduk, Perumahan Rakyat, Kebersihan dan Pertamanan (Perkim) Kota Tanjungpinang dinilai belum mampu menghadirkan sarana dan prasarana TPS yang memadai. Sehingga masalah TPS sampah tak kunjung selesai.

“Harus perbanyak TPS. Perbanyak juga alat angkut sampah. Kalau sarana sudah memadai maka jalankan Perda persampahan secara menyeluruh,” katanya memberikan solusi, Jumat (26/07/19).

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkim Tanjungpinang Amrialis sempat beralasan tidak bisa menambah jumlah TPS karena terkendala masalah ketersediaan lahan. Sehingga Dinas Perkim tak bisa menambah jumlah TPS. (Red)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *