oleh

Tambah Parah, Solar di Tanjungpinang Makin Langka, Sopir Mengeluh

Tanjungpinang, Kepridays.co.id-Kelangkaan solar di Tanjungpinang bertambah parah. Tampak kendaraan berbahan bakar solar seperti truk dan bus mengular di SPBU Bintan Center, Senin (02/09/19).

Kendaraan yang antre sampai ke depan Terminal Sungai Carang. Mereka tampak rela menunggu antrean yang panjang hanya untuk mendapatkan solar.

Jon seorang sopir truk mengaku resah dengan kondisi yang semakin parah itu. Mereka menduga ada permainan dari pihak Pertamina dan SPBU.

“Ada permainan ini. Kalau tidak tak mungkin seperti ini kondiainya. Makin parah saja. Kepolisian harus selidiki ada apa sebenarnya,” katanya.

Menurutnya antrean yang panjang itu membuatnya harus lama menunggu. Sehingga memakan waktu dan mengurangi pendapatannya.

“Katanya tak ada pengurangan tapi kondisi langka. Macamana ini,” tambahnya.

Sementara di medsos, akun Facebook bernama Indra Bayu juga mengeluhkan kondisi solar yang langka. Dia berharap Pemda setempat khususnya Tanjungpinang memperhatikan masalah tersebut.

“Pemda setempat khususnya Tqnjungpinang untuk memperhatikan kami para supir yang hanya mencari sesuap nasi ini,” katanya.

Menurutnya dia ingin mengisi solar di SPBU Bintan Center, Batu 8 jalan Baru RSUP, namun petugas SPBU beralasan habis. Sementara kendaraan di depannya diisi sampai meluber.

“Dengan ini kami mohon kepada instansi pemerintah setempat untuj memperhatikan dan melihat ke lapangan, apakah benar yang diucapkan pegawai SPBU tersebut,” katanya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang A. Yani mengatakan tidak ada pengurangan kuota solar untuk Tanjungpinang. Dia juga sudah berkoordinasi dengan Pertamina. Dan sudah mengecek ke beberapa SPBU. Namun hasilnya masih nihil. Solar masih saja langka.

(Red)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *