oleh

Terungkap! Sebelum Disetubuhi Ayah Angkat, Mahasiswi Ini Telah Digauli Pacarnya Dulu. Kedua Pelaku Dijebloskan ke Penjara

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tanjungpinang mengungkap kasus tindak pidana dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur berdasarkan LP-B/142/IX/2019/Kepri/SPKT-Res Tpi, tanggal 08 September 2019.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Alie mengatakan, dalam perkara ini korban berinisial SA (17) merupakan salah seorang mahasiswi di perguruan tinggi Tanjungpinang. Untuk pelaku dua orang berinisial J (18) yang merupakan teman dekat korban atau pacar dan DH (49) merupakan orang tua angkat korban.

“Tempat Kejadian Perkara (TKP)-nya di Kilometer 14 jalan Arah Uban,” ujar Alie, Senin (16/9/19) di Mako Polres Tanjungpinang saat ekspose kasus tersebut.

Sedangkan waktu kejadian pada hari Senin, 19 Agustus 2019 (pelaku pertama) dan Selasa 20 Aguatus 2019 (pelaku kedua).

“Barang Bukti (BB) yang berhasil kita amankan satu helai baju daster warna hitam dengan motif bunga hello kitty milik korban, satu pasang menset tangan warna hitam milik korban, satu helai kaos oblong warna hitam milik korban dan kemudian satu helai celana pendek abu-abu garis merah,” katanya.

Adapun kronologinya, pada hari Senin 19 Agustus 2019 pelaku J datang ke rumah korban dan memaksa melakukan hubungan badan sehingga korban tidak melakukan perlawanan.

“Pelaku memaksakan hubungan badan itu dengan alasan tidak mau korban menjadi milik orang lain, itu modusnya dengan kata-kata tidak ada orang lain yang bisa memiliki kamu sehingga dilakukan lah perbuatan tersebut kepada korban,” jelasnya.

Kemudian keesokan harinya, pada saat korban lagi tidur datang orang tua angkat dari korban ke rumah sekira pukul 02.00 WIB dan juga melakukan hal yang sama memaksa korban melakukan hubungan badan sampai dua kali yakni pukul 02.00 dan 04.00 WIB pada malam yang sama.

“Sehinga total korban mengalami hubungan badan secara paksa sebanyak tiga kali. Satu kali dengan pacar sendiri dan dua kali dengan ayah angkat korban,” jelasnya.

Kejadian ini telah dilaporkan ke Polres Tanjungpinang dan kemudian terhadap kedua pelaku sudah diamankan dan dilakukan penahanan di Polres Tanjungpinang.

Lebih lanjut dia menyampaiakn, bahwa orang tua angkat korban datang dari Tambelan dengan tujuan melihat anaknya yang lagi kuliah di salah satu kampus di Tanjungpinang.

“Informasi awal orang tua angkatnya ini bekerja sebagai nelayan dan korban ini di angkat oleh orang tua angkatnya ini menjadi anak angkat dari umur 5 tahun,” ungkapnya.

Pasal yang dikenakan, pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraguran pdmerintah pengganti UU Nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU “Setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain”.

Sementara, Pelaku J mengaku sudah pacaran dengan korban kurang lebih satu tahun dan melakukan hubungan badan itu baru sekali dilakukan.

“Kami sudah berpacaran sudah ada 1 tahun dan dalam setahun kami pacaran baru sekali saya melakukan itu sama dia (korban),” ucapnya.

J mengaku bekerja disalah satu Mall di Tanjungpinang dan pertama kenal dengan korban melalui Media Sosial (Medsos) Facebook.

“Saya kerja di Mall, dan pertama saya kenal pacar saya ini dari Facebook,” tutupnya.

Wartawan: Amri
Editor: Roni


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *