oleh

Seorang Warga Tanjungpinang Suspec Virus Corona, Rustam Imbau Warga Tetap Tenang

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Satu Warga Negara Indonsia (WNI) inisial HTL (51) alamat di Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri suspec virus Corona (Covid-19).

Kepala Dinas Keseharan (Kadinkes) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan suspec keluarga tersebut karena adanya laporan suspec Covid-19.

Dimana HTL mengeluhkan demam, sakit tenggorokan, sesak nafas, sakit kepala, badan lemah serta sakit-sakitan, nyeri otot, mual, muntah dan diare sejak 10 hari yang lalu.

“Yang bersangkutan ada riwayat berpergian ke negara tetangga yakni Singapura dalam 14 hari terakhir,” ujar Rustam, Rabu (4/2/2020) di Puskesmas Pancur, Tanjungpinang saat konferensi pers terkait kasus pengawasan Covid-19.

Adapun kronologisnya, pada 24 Februari 2020 berangkat ke Singapura sekitar pukul 10.50 WIB dengan kapal ferry melalu Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menuju Tanah Merah Feri Terminal Singapura bersama abangnya inisial HJS untuk keperluan berobat.

Sampai dan selama di Singapur, mereka menginap dirumah saudaranya yang beralamat di Gimmoh Road. Seluruh anggota keluarga yang berada di Singapura tidak menunjukkan gejala sakit ataupun demam.

Keesokan harinya, sekiar pukul 07.00 waktu setempat HTL dan HJS berangkat menuju Rumah Sakit Nasioanl University (NUH) untuk berubat atas keluhan diare. Setelah itu, yang bersangkutan kembali kerumah saudaranya tersebut.

Pada 26 Februari 2020 sekitar pukul 11.50 waktu setempat HTL dan HJS berangkat ke Tanah Merah Feri Terminal Singapura menuju pelabuhan SBP Tanjungpinang menggunakan kapal ferry.

Selama di Singapura HTL tidak melakukan kontak dengan kerumunan orang banyak, tidak pernah mengunjungi pasar ataupun pasar hewan serta tidak pernah kontak dengan keluarga atau orang dengan gejala demam.

Pada 02 Maret 2020 HTL mengeluhkan demam, sakit tenggorokan, sesak nafas, sakit kepala, badan lemah serta sakit-sakitan, nyeri otot, mual, muntah dan diare lalu HTL dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang sekitar pukul 23.00 WIB dan menjalani perawatan. Diagnosa sementara adalah pneumonia dan adanya immunokompromised.

Besoknya, yang bersangkutan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri sebagai suspect Covid-19 untuk dilakukan penananganan lebih lanjut diruang isolasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pedoman kesiapsiagaan menghadai Corona Disease (Covid-19) Dirjen P2, Kemenkes RI.

Sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan yang bersangkutan resmi keluar, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang agar tetap tenang dan dapat beraktivitas seperti biasa, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, selalu cuci pakai sabun, hindari tempat-tempat kerumunan ramai.

“Apabila terpaksa gunakanlah masker dan bila batuk lakukan etika batuk yang baik dan benar dan kurangi berpergian keluar negeri bila tidak perlu,” ucapnya.

Kepada masyarakat Tanjungpinang diharapkan kerjasamanya maupun informasi yang sebenar-benarnya apabila mengalami gejala demam, batuk, sakit tenggorokan dan sesak nafas serta ada riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit virus Corona seperti Singapura, China, Korea Selatan, Iran, Italia, Jepang dan lain-lain serta ada kontak dengan suspec Covid-19 silahkan melaporkan ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *