oleh

Tambah 11 Orang, Kondisi Batam Tambah Parah, Positif Covid-19 Jadi 151 Orang


Batam, KepriDays.co.id -Ketua Gugus Tugas Perceptan Penanganan virus Corona atau Covid-19 kota Batam, H. Muhammad Rudi mengonfirmasi penambahan positif Covid-19 kota Batam sebanyak 11 orang. Sehingga total positif covid-19 di Batam sebanyak 151 orang.

Penambahan 11 orang itu merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam berdasarkan temuan kasus baru (impor) dan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster “HOG Eden Park, Palm Spring, TGR-Cases.100 kota Batam”.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini adalah 11 orang warga Batam, terdiri dari 7 perempuan dan 4 laki-laki,” ujar Rudi yang juga Wali Kota Batam Rabu 03 Juni 2020.

Adapun riwayat perjalanan penyakit dari pasien terkonfirmasi tersebut pertama, seorang perempuan inisial MS (25), Swasta, beralamat di kawasan ruko terowongan Sei Panas, Kelurahan Sei Panas, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru Covid-19 nomor 141 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan merupakan ibu kandung dari terkonfirmasi kasus nomor 133.

Sehubungan dengan kematian suaminya yang mendadak di rumahnya dengan memiliki
riwayat keluhan batuk disertai demam dan sesak nafas.

Dengan melihat gejalanya tersebut maka tim penanganan Covid-19 Puskesmas Baloi Permai dilakukan pemulasaran jenazahnya secara protokol Covid-19.

Berdasarkan hal tracing tersebut maka pada tanggal 23 Mei 2020 kepada yang bersangkutan beserta anaknya dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama bertempat di RSAB dengan hasil terkonfirmasi negatif dan selanjutnya diulang kembali untuk pemeriksaan swab kedua pada tanggal 29 Mei 2020 bertempat RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

“Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam,” ungkap Walikota Batam itu.

Ke 2, seorang laki-laki inisial A (30), Swasta, beralamat di kawasan perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru Covid-19 nomor 142 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan merupakan adik kandung dari terkonfirmasi Positif nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idul Fitri.

Menindaklanjuti hasil tracing dan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil non reaktif.

Keesokan harinya dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Ke 3, seorang laki-laki inisial MI (29), Swasta, beralamat di kawasan perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru Covid-19 nomor 143 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan merupakan adik ipar dari terkonfirmasi positif nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idul Fitri.

Menindaklanjuti hasil tracing dan pengembangan PE terhadap kasus nomor 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil non reaktif.

Keesokan harinya, dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang kota Batam.

Ke 4, seorang anak perempuan berinisial IAZ (4), Belum Sekolah, beralamat di kawasan perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru Covid-19 nomor 144 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan merupakan keponakan dari terkonfirmasi positif nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idul Fitri.

Menindaklanjuti hasil tracing dan pengembangan PE terhadap kasus nomor 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan bersama kedua orang tuanya melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil non reaktif.

Keesokan harinya, dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif. Sedangkan, kedua orangtuanya
terkonfirmasi negatif dan sedang menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorokan kedua.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSBP Kota Batam.

Ke 5, seorang perempuan inisial AD (52), Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru
Covid-19 nomor 145 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan merupakan Ibu mertua dari terkonfirmasi positif nomor 100 dan tinggal serumah dengannya.

Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan PE terhadap kasus nomor 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil non reaktif.

Keesokan harinya dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang kota Batam.

Ke 6, seorang laki-laki inisial KS (49), pedagang Pasar Toss 3000, beralamat di kawasan perumahan Glory View, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru Covid-19 nomor 146 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan merupakan ayah kandung dari terkonfirmasi positif nomor 131 yang istrinya adalah jemaat dan teman terkonfirmasi positif nomor 82 yang bertemu pada saat acara pernikahan.

Sehubungan dengan pengembangan PE lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 dan 82” maka yang bersangkutan bersama istri dan anaknya pada tanggal 29 Mei 2020 melakukan pemeriksaan RDT dimana hasil untuk yang bersangkutan dan anaknya tersebut non reaktif. Sedangkan, istrinya reaktif, sehingga pada hari itu juga dilanjutkan dengan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sedangkan istrinya dinyatakan Terkonfirmasi negatif dan saat sudah dilakukan pengambilan swab tenggorokan kedua yang hasilnya belum diperoleh (on proses).

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi atau karantina guna
penanganan kesehatannya di Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Ke 7, seorang perempuan inisial L (38), IRT, beralamat di kawasan perumahan Diamond Palace, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru Covid-19 nomor 147 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan menghadiri takziah atas meninggalnya almarhum Ian Alexander pasien PDP yang merupakan keluarga dari terkonfirmasi positif nomor 101.

Sehubungan dengan pengembangan PE lebih lanjut terhadap “Cluster Palm Spring 101,102,103,104,105,106 dan 109”, maka pada tanggal 29 Mei 2020 kepada yang bersangkutan dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Batam.

Ke 8, seorang perempuan inisial T (68), IRT, beralamat di kawasan perumahan Citra Batam, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru Covid-19 nomor 148 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan merupakan teman dari terkonfirmasi positif nomor 108.

Sehubungan dengan pengembangan PE lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 dan 82”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan RDT kepada yang bersangkutan dengan hasil reaktif.

Keesokan harinya dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Batam.

Ke 9, seorang perempuan inisial ED (29), IRT, beralamat di kawasan perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota merupakan kasus baru Covid-19 nomor 149 kota Batam. Dumana, yang bersangkutan merupakan istri dari terkonfirmasi positif nomor 100.

Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan PE terhadap kasus nomor 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan RDT kepada yang bersangkutan dengan hasil non reaktif.

Keesokan harinya, tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Batam.

Ke 10, seorang perempuan inisial NAL (34), IRT, beralamat di kawasan perumahan Oriana, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong merupakan kasus baru Covid-19 nomor 150 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan pada tanggal 07 Mei 2020 berobat ke UGD RS Awal Bros Batam dengan keluhan demam sejak sehari sebelumnya, kemudian dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil non reaktif.

Selanjutnya, diberi pengobatan rawat jalan dan diedukasi untuk karantina mandiri di rumah dengan status ODP. Kemudian pada tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi atau karantina guna
penanganan kesehatannya di Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Yang terakhir ke 11, seorang laki-laki inisial S (46), Pedagang Pasar Toss 3000, beralamat di kawasan perumahan Perum Griya Permai, Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung merupakan kasus baru Covid-19 nomor 151 kota Batam. Dimana, yang bersangkutan merupakan pedagang di Pasar Toss 3000 lubuk Baja, kota Batam.

Sehubungan dengan tracing dan pengembangan kasus terkonfirmasi positif nomor 79 yang mengatakan rutin belanja barang kebutuhan warung sembakonya diperoleh dari pasar tersebut, maka pada tanggal 28 Mei 2020 Tim Penanganan Covid-19 Lubuk Baja melakukan RDT secara random atau acak bagi para pedagang dan diperoleh hasil yang bersangkutan reaktif, dan selanjutnya diedukasi untuk melaksanakan karantina mandiri di rumahnya.

Keesokan harinya dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi atau karantina guna
penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Batam.

Sesuai dengan hasil PE yang terus dilakukan hingga saat ini terhadap
seluruh cluster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor.

Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan imbauan dari pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-19 khususnya di kota Batam.

“Diingatkan dan diimbau kembali kepada seluruh masyarakat Batam guna kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja, mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.
Demikian disampaikan untuk menjadi maklum,” tutupnya mengimbau.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *