oleh

Iduladha 1442 H, Hewan Kurban Masuk Tanjungpinang dan Bintan 1.519 ekor

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Kurban 1442 H sebentar lagi. Permintaan hewan kurban pun semakin tinggi. Sekitar 1.500-an hewan kurban baik sapi maupun kambing masuk ke Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang, Raden Nur Cahyo Nugroho menyampaikan, mulai Januari sampai 16 Juni 2020 jumlah hewan kurban yang masuk ke Tanjungpinang dan Bintan sudah ada sebanyak 677 ekor sapi dan 705 ekor kambing.

Terakhir kemarin masuk dari Jambi melalui Kota Batam dan kemudian masuk melalui Tanjung Uban sekitar 57 ekor sapi dan 80 ekor kambing, sehingga total sapi 734 ekor dan kambing 785 ekor.

“Jadi untuk jumlah seluruhnya sapi dan kambing sudah ada sebanyak 1.519 ekor di Tanjungpinang dan Bintan,” ujar Raden belum lama ini saat ditemui di kantornya.

Dia menjelaskan, hewan tersebut bisa masuk ke Tanjungpinang dan Bintan sejak awal pihaknya mempersyaratkan adanya sertifikat kesehatan dari Karantina daerah asal baik itu Lampung, Jambi dan lain sebagainya. Jadi, dari asalnya sudah menerapkan serangkaian tindakan Karantina berupa pemeriksaan fisik, pengambilan sampel darah ataupun sampel lainnya yang diperlukan serta pengujian laboratorium.

“Disana 100 persen sudah kita persyaratkan untuk bisa dilaksanakan penjaminan dengan diterbitkannya sertifikat kesehatan,” katanya.

Sertifikat kesehatan dari daerah asal inilah yang kemudian disini (Karantina Tanjungpinang) dipastikan kebenaran dan keasliannya serta keabsahannya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Sampai disini kami pun juga melakukan pemeriksaan dokumen, fisik, pengambilan sampel untuk dilakukan monitoring agar apa yang sudah dikerjakan di Karantina asal itu betul-betul cocok dengan data kita, terjamin. Sehingga berlapis apa yang kami lakukan ini untuk memastikan hewan-hewan yang masuk ke Tanjungpinang dan Bintan itu aman,” tutupnya.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.