Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Di tengah pandemi Covid-19 ini sering kali gangguan karena layang-layang, PLN lakukan pemasangan papan tanda bahaya dan sosialisasi bahaya bermain layangan dekat jaringan listrik kepada masyarakat di Tanjung Uban.
Kegiatan tersebut merupakan inisiasi PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Uban bersma Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bintan dengan dihadiri oleh Pejabat Keselamatan, Keamanan, Kesehatan dan Listrik (K3L) ULP Tanjung Uban, Tumiran, Pejabat K3L ULTG Bintan, Anggit, Supervisor Gardu Induk Tanjung Uban, Albert dan Masyarakat di Tanjung Uban.
Menurut Tumiran permainan layang-layang yang dilakukan dekat dengan instalasi jaringan listrik dapat menyebabkan kerugian pada banyak orang.
“Perlu kesadaran dari diri kita agar peduli dalam dampak yang ditimbulkan bermain layangan di jaringan listrik, karena dapat menyebabkan gangguan distribusi aliran listrik ke rumah-rumah warga,” ujar Tumiran.
Tumiran juga menghimbau ada banyak alternatif permainan lain yang tidak membahayakan jaringan listrik.
“Di antaranya, bermain sepak bola, Futsal, bulu tangkis dan bola volly,” imbau Tumiran.
Selain itu, PLN memasang papan tanda bahaya di sekitar jaringan listrik yang berada di Tanjung Uban.
“Papan tanda bahaya ini sebagai pengingat masyarakat akan bahayanya bermain layangan di dekat jaringan listrik,” kata Anggi.
Editor: Roni
