oleh

Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Pemilu, Wali Kota Dicecar 40 Pertanyaan

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Wali Kota Tanjungpinang, Rahma diperiksa penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang, Jumat (13/11/2020) malam. Pemeriksaan itu berkaitan dengan kasus dugaan pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilakukannya pada bulan lalu.

Kurang lebih dua jam Rahma dimitai keterangan oleh penyidik dengan lebih kuran 40 pertanyaan diseputaran permasalahan yang menimpa kliennya.

“Ibu Walikota sudah datang memenuhi panggilan penyidik dan sudah memenuhi kewajiban memberikan keterangan dengan lebih kurang 40 pertanyaan seputar permasalahan itu,” ujar kuasa hukumnya, Hendy Davitra usai pemeriksaan.

Dia menjelaskan, bahwa satu hari ini kliennya ada kegiatan di Kota Batam mulai dari pagi hingga sore dan sampai di Tanjungpinang memenuhi panggilan penyidik.

Saat ditanya subtansi pemeriksaan seperti apa, dia enggan menjawab dan melemparkan ke peyidik.

“Subtansi itu nanti ditanyakan ke penyidik saja ya, kami pamit dulu ya,” jawabnya sambil meninggalkan wartawan.

Rahma bersama kuasa hukumnya tiba di ruang Satreskrim Polres Tanjungpinang sekitar pukul 18.40 WIB dan selesai dimitai keterangan sekitar pukul 21.03 WIB.

Diketahui, yang sudah selesai dimintai keterangan dalam bebedapa hari ini diantaranya Warga yang menerima masker, Panwascam, Bawaslu, KPU dan BPBD Tanjungpinang maupun Provinsi Kepri dan Wali Kota.

Sebelumnya, Rahma ditetapkan menjadi temuan berkaitan dengan kegiatan pembagian masker berlogo KBRI kepada beberapa warga, pada Kamis (29/10/2020) lalu terpanya di Hari libur Nasional atau Cuti Bersama. Setelah itu naik ke penyelidikan dan naik lagi ke Penyidikan.

Dan, sekarang pemanggilan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pembagian masker tersebut baik dari pemerintahan dan warga masyarakat untuk dimintai ketetangan terkait peristiwa tersebut untuk proses sidik yang dilakukan penyidik Polri.

Wartawan: Amri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *