oleh

Covid-19 Paksa Ojol Ini Terapkan Prokes Ketat Setiap Hari

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Ayah satu anak bernama Muhammad Fuad (34) semenjak pandemi virus corona (covid-19) tidak pernah melepas masker di mulutnya ketika ingin keluar rumah.

Hal ini terpaksa dia lakukan karena selain peraturan pemerintah yang mengharuskan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, dia menerapkan protokol kesehatan ketat demi menjaga kesehatan keluarganya supaya tidak tertular covid-19.

Bahkan selain mengubah prilaku tersebut, Muhammad Fuad yang sehari-hari bekerja sebagai Ojek Online (Ojol) ini selalu meminta penumpangnya juga memakai masker.

“Kita menjaga bang, saya sayang keluarga. Covid sudah banyak mengubah hidup saya, dari pemasukan menurun dan terus harus memakai masker begini,” katanya, Minggu (22/11/2020) ketika ditemui KepriDays.co.id di tempat mangkal Ojol Batu 9 Tanjungpinang.

Dirinya juga bercerita, awal Covid-19 lebih parah karena pernah tidak dapat orderan sama sekali satu hari, sehingga ia dan keluarga harus makan pas-pasan.

“Sedih bang kalau cerita covid-19 di hidup saya, apalagi istri tidak bekerja. Saya tulang punggung keluarga, anak masih umur 5 tahun,” ujarnya.

Namun Muhammad Fuad tidak menyerah begitu saja, dia terus berusaha dan yakin covid-19 akan berakhir. Sampai saat ini, kata dia, pendapatan Ojol sudah lumayan membaik, tetapi tetap saja tidak seperti sebelum pandemi.

Apalagi, dia mengatakan, selama pandemi tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti sembako. Pernah juga coba ikut program prakerja NIK tidak valid, Bantuan Langsung Tunai (BLT) pun tidak pernah dapat.

“Abang boleh cek nama saya tidak ada dibantuan pemerintah manapun, ya mungkin memang nasib orang kecil bang jadi begini. Saya harap cepatlah pemerintah temukan vaksin sehingga semua kembali normal,” katanya sesekali menyeruput kopi di meja.

Fuad pun mengatakan, bukan dirinya saja yang bernasib demikian, ada temannya seprofesi juga mengalami hal serupa. Biasanya dari pagi keluar rumah untuk Ojol dan pulang sore, sekarang terpaksa sampai tengah malam.

Semua itu dijalani Fuad demi keluarga, demi mencari rezeki dan memenuhi kebutuhan dapur. Fuad yakin bisa menang dari tekanan ekonomi Covid-19. Maka dari itu prokes ketat seperti memakai Masker, memakai Sanitizer hal utama selalu dibawanya ketika bekerja.

“Kalau tak memakai seperti ini, saya tak bisa kerja. Karena saya di luar rumah, virus ini tidak nampak. Wajib bagi saya balek kerja langsung mandi, demi keselamatan keluarga dan semua orang. Mudah-mudahan virus ini berakhir bang,” tutupnya sambil pergi untuk membeli pesanan pelanggan yang masuk ke handphone gengamnya.

Penulis: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *