oleh

Saksi Dugaan Money Politik Merasa Tertekan dan Shock

Bintan, KepriDays.co.id – Meli (17) saksi dugaan money politik pilkada Bintan, merasa tertekan, shock dan terganggu, sehingga Bobby Djayanto dan Johnson Panjaitan (kuasa hukum Alias Welo-Dalmasri) memberikan dukungan, support moril kepadanya dan keluarga.

Bobby Jayanto mengatakan, anak ini (Meli) masih polos dan dengan kejadian ini, oleh sebab itu dengan kondisi begini, dia juga turut memberikan support moral kepadanya dan orang tuanya.

“Saya juga akan turut memperhatikan kasus ini, jangan sampai orang tuanya juga diteror dan jadi ketakutan,” kata Bobby didampingi Kuasa hukum Alias Wello-Dalmasri, di Hotel Comforta, Jumat, (27/11/2020)..

Bobby juga ingin menjumpai orang tuanya Meli dan memberikan penjelasan kepadanya bahwa ini tidak ada masalah, karena ini benar. Yang mau menjadikan masalah hanya orang-orang tertentu saja.

“Jadi sebenarnya tidak ada masalah, karena dia melakukan yang sudah benar. Karena kepolosannya dia tidak tahu bahwa apa yang dilakukannya ini bisa berakibat apa dia tidak tahu, karena dia masih polos. Apa yang dilakukannya itu muncul dari hati dia sendiri, bukan ada rekayasa orang,” kata Bobby.

Meli menceritakan kronologisnya saat mendapatkan tekanan, dimana saat ia pulang sekira pukul 07:00 atau 07:30 ia ditelpon orang yang katanya mau mengajak betemu dan Meli tidak melayani, karena tidak tahu tujuannya apa.

Kemudian Meli menghubungi Pak Sapta (dosennya) kalau ada yang menelpon, dan Meli merasa terganggu. Kemudian pak Sapta menyanyakan tentang foto itu, dan Meli bilang ia yang foto.

“Waktu itu saya belum terfikir kalau foto itu bakal mejadi masalah besar, dan saya curhat kepada kawan saya, katanya itu bisa jadi masalah besar, dan saat itu saya jadi panik,” kata Meli.

Wartawan: Untung
Editor: Roni


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *