oleh

Curi Uang dan Perhiasan, Buruh Harian Lepas di Tanjungpinang Diciduk Polisi

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Seorang pria berinisial A (34) diciduk unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur, Polres Tanjungpinang. Dia merupakan buruh harian lepas di Tanjungpinang.

Pelaku diamankan karena diduga melakukan pencurian uang dan sejumlah perhiasan milik Husnita di rumahnya di Perumahan Mahkota Alam Raya, Kelurahan Batu IX, Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (10/3/2021).

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Syafruddin Anwar mengatakan, setelah menerima pengaduan dari korban tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur langsung melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa pelaku sudah melarikan diri ke pulau Jawa.

Setelah beberapa hari, tim mendapat informasi bahwa pelaku sudah kembali ke Tanjungpinang dan tim langsung menjuju ke tempat pelaku pada, Rabu 24 maret 2021.

“Tim langsung menuju ke sebuah rumah yang diduga kediaman pelaku dan menemukan pelaku sedang berada di dalam rumah dan langsung mengamankan pelaku serta barang bukti,” ujarnya, Senin (29/3/2021) saat press release di Mako Polsek Tanjungpinang Timur.

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti di bawa ke Mako Polsek Tanjungpinang Timur guna pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku yakni 1 buah dompet warna coklat, 1 buah gelang kaki emas, 1 buah gelang kaki emas, 1 buah gelang tangan emas, 1 buah cincin emas, 1 lembar surat bukti gadai, 1 helai baju kaos oblong warna merah, 1 pasang sandal merk eiger warna hitam,1 pasang anting emas dan 2 lembar uang pecahan Rp100 ribu.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 362 K.U.H.Pidana dengan ancaman 5 tahun penjara.

Dia memaparkan, kejadian berawal pada, Rabu 10 Maret 2021 sekitar pukul 09.00 WIB pelapor hendak ingin pelapor membeli gas untuk memasak.

Saat masuk dalam kamar dan membuka lemari pakaian untuk mengambil debuah dompet warna coklat namun tidak ditemukan dompet tersebut.

Adapun dompet itu berisikan uang sekitar Rp10 juta serta sejumlah barang perhiasan berupa 2 buah gelang tangan emas 23 karat, 1 buah gelang kaki emas 23 karat, sepasang anting emas 23 karat dan 2 buah cincin emas 23 karat.

Saat korban mengetahui bahwa dompetnya hilang, lalu menanyakan kepada anaknya bernama Merry Kusunawati dan menemukan kerusakan pada kunci pintu. Namun, masih dapat membuka pintu tersebut dengan menggunakan anak kunci.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp18 juta.

Wartawan: Amri



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *