oleh

Ansar Ahmad Tunda Kebijakan Travel Bubble

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menunda kebijakan kunjungan wisatawan mancanegara (Travel Bubble) ke dua wilayah di Kepri yakni kawasan wisata Lagoi, Bintan dan Nongsa, Batam dimasa pandemi Covid-19.

Penundaan travel bubbel dikarenakan kasus masyarakat Kepri, khusunya Kota Batam dan Pulau Bintan yang terpapar Covid-19 jumlahnya terus mengalami peningkatan.

“O iya mungkin bakal tertunda, Penundaan bisa sampai Mei atau Agustus mendatang,” kata Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Jumat (16/4/2021).

Untuk membuka travel bubbel ini, kata Ansar, pihaknya juga nantinya tergantung pada hasil negosiasi dengan pihak Singapura.

“Kita juga harus mampu menyakinkan pihak Singapura gitu, sehingga akan benar-benar yakin dan percaya,” ujarnya.

Ansar juga menjelaskan, bahwa wabah Covid-19 di Kepri ini masih pluktuatif. Untuk itu pihaknya mendorong semua pihak dan khususnya instansi yang menangani Covid-19 di Kepri.

“Nanti judulnya tetap Bubbel Travel Corridor. Masih sama yang sudah kita launching sebelumnya,” katanya lagi.

Sebagaimana diketahui, Ansar Ahmad bertekad akan membuka jalur travel aman bagi wisatawan ke dua wilayah di Kepri.

Bahkan, Ansar Ahmad sempat melanuching Bubble Travel yang mana acara dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krearif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada April 2021 lalu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad kembali datang ke Batam untuk memastikan kesiapan kawasan wisata Nongsa Kota Batam, dan kawasan wisata Lagoi Bintan untuk menerima kedatangan wisatawan luar negeri. 

Saat itu sekaligus melakukan rapat koordinasi Safe Travel Corridor Arrangement (STCA) atau Pengaturan Koridor Perjalanan yang Aman pada dua zona yang akan dibuka, Batam dan Bintan dengan konsep travel bubble, Sabtu (20/3/2021) di Hotel Batam View Beach Resort Batam.

Selain itu juga meninjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelaku Pariwisata di Kawasan Wisata Nongsa dan Bintan Resort.

“Saya sengaja datang ke Batam ini memenuhi jemputan Pak Gubernur Ansar untuk melihat dari dekat kesiapan Nongsa dan Lagoi dalam rencana menerima turis luar negeri April nanti. Saya juga ingin memastikan pelaksanaan STCA sesuai standar yang telah ditetapkan secar ketat dan disiplin tinggi,” jelas Sandi. 

Sandi memuji dengan gerak cepat Kepri dalam mempersiapkan diri menyambut  kedatangan wisatawan luar negeri. Gerak cepat ini bahkan mengungguli Bali.

Bila tidak ada halangan kunjungan wisman ini dibuka pada 21 April depan. Bali sendiri sesuai arahan Presiden baru akan mulai dibuka untuk kunjungan wisman pada Juni atau Juli 2021 mendatang. 

Selain itu, Sandi mengingatkan untuk tegas dan disiplin dalam menjaga Covid-19  yang sudah menurun bahkan sudah bisa disebut hampir memasuki zona hijau. 

Sandi juga meminta Pemerintah Kepri  terutama Kota Batam dan Kabupaten Bintan jangan sampai lengah terhadap status Covid-19 yang saat ini sudah menurun.

Karena STCA bisa dilakukan apabila angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Semua jalur termonitor dan terevaluasi dengan baik sesuai tahapannya.

Penulis: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *