oleh

Ini Kata Walikota Kenapa Kedai Kopi Tutup Jam 10 Malam

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Walikota Tanjungpinang Rahma telah meneken surat ederan (SE) jam operasional bernomor 331.1/479/6.2.03/2021 yang dalam isi surat tersebut rumah makan atau sejenisnya seperti kedai kopi harus tutup pukul. 22.00 Wib.

Hal ini diberlakukan Rahma bukan tanpa sebab atau alasan yang tidak jelas. Menurut Rahma kebijakan itu diambil terkait Kota Tanjungpinang sudah masuk zona oren penyebaran Covid-19.

“Biar saya dibenci segelintir orang yang mempertahan pendapatnya, saya buat kebijakan ini semata-mata untuk kesehatan masyarakat Kota Tanjungpinang,” ucap Rahma, Ahad (18/4/2021) pagi kepada KepriDays.co.id.

Apalagi selama Ramadhan ini atau mulai dari April 2021, Rahma menjelaskan, sudah ada 6 orang yang meninggal dunia dikarenakan Covid-19.

Bahkan saat ini saja, lanjut Rahma, sudah ada 160 orang termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Tanjungpinang yang telah terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri.

“Bukan saya tidak memikirkan pemulihan ekonomi, Presiden menekan untuk semua kepala daerah agar bisa mengendalikan penyebaran Covid-19,” terang Rahma.

Maka dari itu, Rahma mengatakan, dirinya membuat kebijakan jam operasional selama Ramadhan agar kedai kopi tidak menjadi klutser baru penyebaran Covid-19, dan bukan hanya kedai kopi tempat usaha lainnya juga dibatasi jam operasionalnya.

“Saya minta ini dipertahankan agar tidak jadi klutser baru. Baru ini saja saya dapat kabar sudah ada klutser rumah makan dan klutser keluarga. Jadi saya membuat kebijakan ini demi kesehatan masyarakat Tanjungpinang,” ungkap Rahma.

Rahma pun berharap dengan adanya kebijakan tersebut dapat dimaklumi masyarakat dan para komunitas kedai kopi serta para pelaku usaha lainnya, sehingga bersama-sama menekan penyerbaran Covid-19.

“Saat ini kasus aktif sudah 200 lebih di Tanjungpinang, saya mohon semua masyarakat dapat mematuhi kebijakan yang dibuat pemerintah,” ujarnya.

Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *