oleh

Ikatan Alumni Santri Sidogiri Tanjungpinang-Bintan Terbentuk

Tanjungpinang, KepriDays.co.id-Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) Tanjungpinang-Bintan resmi terbentuk. Pembentukan dilaksanaka melalui musyawarah alumni di Pondok Pesantren Khodimul Ummah, Ahad (30/05/2021).

Musyawarah ini dihadiri oleh para alumni santri Sidogiri yang bermukim di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Agenda musyawarah perdana tersebut adalah memilih ketua, sekretaris dan bendahara kemudian menyusun program kerja selama setahun.

Dalam musyawarah tersebut Kyai Salim Pengasuh Ponpes Khodimul Ummah Kepri terpilih secara aklamasi sebagai ketua IASS Tanjungpinang-Bintan. Sedangkan Ustadz Munirul Ikhwan sebagai sekretaris dan Ustadz Abdurahman sebagai bendahara.

“Alhamdulillah IASS Tanjungpinang-Bintan sudah kita bentuk. Meskipun anggotanya masih sedikit tapi bukan berarti kita tidak memulai. Jusru kita berharap dari yang sedikit ini akan menjadi berkah sehingga membrikan berkontribusi besar,” kata Kyai Salim Ketua IASS Tanjungpinang-Bintan.

Dia berharap ikatan tersebut menjadi wadah silaturahim para alumninya. Nantinya sebulan sekali akan diadakan kegiatan rutin yang diisi dengan kegiatan istighosah, kajian kitab kuning, pembacaan maulid diba dan lain-lain yang bertempat di domisili masing-masing alumni secara bergiliran.

Sementara itu Sekretaris IASS Tanjungpinang-Bintan Ustadz Munirul Ikhwan mengatakan setelah terbentuk pihaknya juga akan melakukan pendataan para alumni Pondok Pesantren Sidogiri yang berada di Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Karena dia menduga masih banyak alumni yang belum terdata.

“Oleh karen itu kita minta para alumni sidogiri yang belum terdata kami mohon untuk menghubungi kontak WA 085272789921 agar bisa didata,” katanya.

Untuk diketahui Pondok Pesantren Sidogiri adalah Ponpes yang terletak di Kecamatan Kraton Pasuruan Jawa Timur. Pondok pesatren dengan ribuan santri ini merupakan satu diantara Pondok Pesantren tertua di tanah Jawa. Saat ini alumninya tersebar di seluruh nusantara bahkan mancanegara. (wan)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *