oleh

Ojek Pangkalan Tetap Prokes Ketat Bertahan Dimasa Pandemi Covid-19

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Dampak Covid-19 yang makin hari makin mengganas juga berpengaruh pada pekerjaan tukang ojek pangkalan terkhusus yang ada di Kota Tanjungpinang.

Hermanto (59) ojek pangkalan yang sudah tidak muda lagi tampak menunggu penerima jasa ojeknya. Hermanto sendiri mengaku sudah menjalani jasa ojek jauh sebelum ada Covid-19 yakni sejak tahun 1996.

“Dari tahun 1996, sekitar 25 tahun lah sudah ngojek,” ucapnya saat dijumpai dipangkalan ojeknya di Lampu Merah KM 10, Sabtu (19/6/2021) pagi.

Hermanto menyebutkan bahwa adanya penurunan pendapatan semenjak adanya Covid-19 ditambah lagi dengan adanya jasa ojek online. Namun ia tetap bertahan dan selalu menerapkan prokes ketat kepada pelanggannya dan diri sendiri.

“Kalau dulu dalam sehari bisa dapat 150 sampai 200 ribu perhari kalau sekarang 50 ribu aja udah susah,” ucapnya.

Bertahan hidup dizaman Covid-19 mengaharuskannya tetap semangat dan bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolah anaknya. Ia juga tidak lupa berpesan kepada pelanggan harus tetap memakai masker.

“Anak masih ada yang sekolah 1 orang SMP mau masuk SMA, yang lainnya udah pada tamat SMA dan udah nikah 1 orang. Masa pandemi ini ya kita menjaga juga, sama pelanggan kadang saya suruh pakai masker dulu baru naik ojek saya,” ucapnya.

Walaupun dalam pandemi, Hermanto tak mengubah kebiasaannya dalam bekerja yang setiap harinya dia mulai dari pagi hingga malam. Mangkal dari jam 7 pagi hingga jam 11 malam.

Hermanto juga berharap semoga masalah covid-19 ini cepat berlalu. Sehingga ekonomi bisa bangkit kembali. Karena saat ini masa yang sulit, semua serba sulit.

“Kita sudah ikut anjuran pemerintah agar memakai masker dan lainnya, tapi tetap saja pergerakan ekonomi masih melambat. Saya harap pandemi cepat selesai, karena sudah 2 tahun begini,” harapnya.

Wartawan: Abu
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *