oleh

Semua Guru Sudah Divaksin, Pembelajaran Tatap Muka Segera Dibuka dengan Prokes Ketat

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang mengharapkan pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru berlangsung dengan new normal dan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Selain dengan Protokol Kesehatan yang ketat, Plt Dinkes Tanjungpinang, Nugraheni menyebutkan beberapa prosedur saat pembelajaran tatat muka juga harus diperhatikan dan dijalani.

“Banyak ya, yang jelas 3 M itu. terus kapasitas ruangannya dibatasi mungkin ntah 30% atau 50% dari kapasitas yang biasanya terus juga tersedia sarana cuci tangan yang siap digunakan setiap saat,” ucapnya dikantornya, Jum’at (18/6/2021) siang kemarin.

Lanjutnya, terus memakai masker juga harus ada duta prokesnya di situ yang mengawasi seluruh pengunjungnya yang mengingatkan ujtuk selalu manaati prokes.

Nugraheni juga menyebutkan bahwa selain penerapan Prokes juga guru-guru sebelum proses pembelajaran tatap muka dibuka juga harus sedah divaksin.

“Salah satu yang akan kita terapkan di SOP kalau sudah mulai pembelajaran tatap muka, Guru, majlis guru ataupun tenaga administrasi disitu ataupun kalau ada cleaning servis disitu dan sebagainya juga disitu harus sudah divaksin,” ucapnya.

Menurutnya, guru merupakan pelayan publik yang mana seharusnya sudah divaksin dari jauh-jauh hari. Guru itukan termasuk pelayan publik dan pelayan publik itu harus sudah divaksin semua sejak tahap dua mulai akhir bulan febuari kemarin.

“Setelah medis langsung masuk ke pelayan publik itu termasuk guru, pedagang pasar itu harusnya sudah gitukan tapi kan belum semua kan karna vaksinnya pun juga datang bertahap sih,” ucapnya.

Sementara itu, Mulia Wiwin selaku Plt Disdik menyebutkan bahwa sejauh ini sudah mensosialisasikan kepada guru-guru sebelum pembelajaran tatap muka dimulai semua sudah divaksin.

“Untuk saat ini sekitar 81% lebih guru yang sudah divaksin, Kemaren kita adakan sosialisasi kepada rekan-rekan TTK yang mungkin belum bersedia untuk divaksin, sosialisasi melalui dinkes dan kita datangkan ustad ya,” ucapnya.

Wiwin berharap para guru yang belum agar mau segera divaksin sebelum pembelajaran tatap muka dimulai.

“Kita berharap guru-guru semuanya sebelum masuk tatap muka sudah menerima vaksinasi,” harapnya.

Wartawan: Abu
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *