Advetorial, KepriDays.co.id-Pemerintah Kota Tanjungpinang menyerahkan bantuan sembako bagi masyarakat Tanjungpinang yang menjalani isolasi mandiri di rumah.
Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan pemberian bantuan sudah berjalan 2 pekan terakhir dan batuan berupa kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah sudah berjalan 2 minggu. Bantuannya ada telor, ada beras 5 Kilo Ada gula 2 Kilo sama susu,” sebutnya usai pembagian sembako di Perumahan Pinang Hijau. Jum’at (9/7/2021) kemarin.
Sedangkan, lanjutnya, untuk di karantina terpadu Lohas tidak masak, jadi dibantu sehari-hari kebutuhan mereka dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, kalau untuk Villanya kita shering sama Pemerintah Provinsi.
Sementara itu, Camat Tanjungpinang Timur, Dodi menjelaskan bahwa sebanyak 73 KK yang menerima bantuan sembako tersebut dan tergolong dari 2 kategori yakni yang tidak mampu dan non muslim yang tidak mampu.
“Untuk isolasi mandiri sekarang ini Jum’at berkah yang dilaksanakan oleh Pemko Tanjungpinang buk Wali Kota sudah menyerahkan tadi itu untuk Kecamatan Tanjungpinang Timur itu 73 KK yang diberikan bantuan sembako,” jelasnya.
Dari 73 itu 55 nya itu yang tidak mampu, non muslim sebanyak 18, jadi total keseluruhan Kecamatan Tanjungpinang Timur itu 73.
Dodi menyebutkan bahwa di Kecamatan Tanjungpinang Timur sebanyak 569 yang menjalani isolasi mandiri terhitung sejak 5 Juli kemarin.
“Kalau untuk isolasi itu 569 tertanggal 5 juli yang lalu ya. dan Kalau untuk di Kelurahan Batu IX itu sekitar 211,” sebutnya.
Sekarang di wilayah timur ini cukup banyak yang aktif hampir 734 jiwa bahkan memang wilayah yang oaling banyak itu di Tanjungpinang Timur.
Dodi berharap dengan adanya PPKM pengetatan untuk 14 hari kedepannya bisa menurunkan angka positif terkhusus di Kecamatan Tanjungpinang Timur.
“Mudah-mudahan dengan PPKM pengetatan ini semua ditutup aksesnya ditutup, kemudian sekolah daring gitu kan kapasitas rumah ibadah dikurangi 25%. Insya Allah kalau kita patuhi semua mudah-mudahan 14 hari kedepan ya itu bisa turun harapan kita sejalan dengan vaksin yang ada dan mudah-mudahan masyarakat semua sehat,” harapnya.***
