oleh

Selalu Optimis dan Saling Dukung, Ivan dan Keluarga Sembuh dari Covid-19

Tanjungpinang, KepriDays.co.id-Ivan Kurniawan 42 tahun tidak menyangka bisa terkena Covid-19. Bahkan bukan hanya dirinya, keluarganya pun ikut juga terpapar pada dua minggu lalu, yakni, tiga orang anaknya, istri dan orangtuanya.

Awal mula mengetahui dirinya Covid-19, ketika Ivan menggigil dan badanya mulai lemas terasa gejala demam. Dua hari demam di rumah, keluarganya ikut juga demam.

Akhirnya Ivan merasa curiga dirinya Covid-19, ia pun bergegas langsung melakukan swab antigen. Ternyata benar dia terpapar Covid-19 pada 07 Juli 2021, dan harus menjalankan Isolasi Mandiri (Isoman) bersama keluarganya yang turut terpapar usai swab antigen yang dikeluarkan Adi Laboratorium.

Selama menjalani Isoman, Ivan mengatakan, dirinya selalu optimis dan percaya bahwa dirinya bisa sembuh dari Covid-19. Dimana ia juga saling dukung antar keluarga ketika menjalani Isoman di rumah.

Ivan juga menerapkan displin protokol kesehatan saat isoman bersama keluarga. Ivan yang diketahui sudah mrnjalani vaksin tersebut, benar-benar tidak mengetahui dirinya bisa terpapar dimana dan bagaimana.

Sebab, lanjutnya, semua teman-teman yang sering jumpa dengannya melaksanakan swab antigen namun tidak terpapar, ia pun heran kemungkinan dirinya yang kurang melaksanakan prokes ketat dan terpapar di tempat lain.

“Awal gejala saya badan meriang 2 hari, lalu saya antigen begitu positif langsung lah sekeluarga antigen, setelah keluar hasil isoman semuanya di rumah. Untuk prokesnya karena kita 1 keluarga jadi di dalam rumah pun 10 hari pertama tetap pakai masker dan cuci pakai sabun dan lain lain,” terangnya.

Selama giat itu juga, Ivan mengatakan, sekeluarga rutin berjemur setiap pagi dan olahraga ringan. Intinya berpikir yang baik dan tidak merasa ketakutan. Mental harus dijaga, karena jika ketakutan otomatis tubuh lemah sehingga virus dan bakteri gampang menyerang.

“Untuk makan pun kami di supply, jadi selama isoman tidak keluar rumah sama sekali. Yang jelas Satgas covid di Puskesmas Batu 10 banyak membantu kami, beberapa kali kunjungan dan komunikatif kalau diajukan pertanyaan,” kata Ivan menceritakan dirinya saat menjalani Isoman.

Diketahui Ivan saat ini masih melakukan Isoman, ia dan sekeluarga masih menunggu hasil swab selanjutnya. Namun keadaannya terus membaik, karena sering konsumsi vitamin yang diberikan Satgas Covid-19.

“Obat tidak ada, vitamin saja yang dikasi sama kami beli antivirus dah itu aja. Terpenting makan yang banyak, kebetulan keluarga juga kirim makanan,” kata Ivan.

Sementara Ivan berpesan kepada yang Isoman, intinya jangan panik. Ia menyarakan agar melakukan giat seperti dirinya, yakni, pertama jangan banyak pikir-pikir.

Kedua, saling menguatkan dan mengungatkan antar keluarga. Ketiga minum vitamin yang disarankan dokter. Keempat rajin komunikasi dengan Dokter dan pengawas dari Puskesmas (Kebetulan Puskesmas Batu 10 Dokter Alif Orangnya ramah dan bisa diskusi, beberapa kali kunjungan ke rumah).

Kelima berjemur jam 8 sampai 10 pagi. Keenam berdiam diri dirumah (Kebetulan untuk makanan dibantu oleh ASPEC Tanjungpinang dan Pemerintah Kota Tanjungpinang).

“Semoga kita semua selalu sehat, jangan anggap sepele Covid-19. Tetap prokes ketat bagi yang masih sehat. Kalau bisa jangan sampai kena Covid-19,” tutup Ivan.

Penulis: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *