oleh

Lakukan Penipuan Investasi Forex, AZ Dilaporkan ke Polisi

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan berkedok investasi Entitas Hot Forex, pria berinisial AZ dilaporkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang, Senin (8/2/2022) kemarin. Pelapor merupakan korban bernama Ikhsan dan Hendy.

Ikhsan, salah seorang korban menyampaikan, dirinya bersama temannya Hendy telah melaporkan AZ ke Satreskrim Polres Tanjungpinang karena diduga menjadi biang penipuan dan penggelapan berkedok investasi tersebut.

AZ telah menggelapkan uang investasi miliknya dan uang korban lainnya hingga mencapai miliaran rupiah. Seharusnya uang itu diinvestasikan melalui Hot Forex.

“Uang yang kami setor ke AZ raib. Kami berharap uang saya dan korban lainnya dapat segera dikembalikan,” harapnya.

Ia menjelaskan, pada 2019 AZ mengajaknya untuk ikut berinvestasi di Hot Forex. Waktu itu AZ mengaku kepada bahwa dia mahir dalam mengolah investasi tersebut, serta menjanjikan sejumlah persen keuntungan dari jumlah uang yang diinvestasikan.

Lantaran terbuai oleh janji dan keuntungan, ia mengaku tertarik dan mulai menginvestasikan uang miliknya. Selanjutnya, para korban dan AZ melakukan perjanjian yang dituangkan dalam Akta Notaris.

“Dijanjikannya, dari investasi ini ada keuntungan lima persen. Tapi dapat untungnya hanya tiga bulan saja,” ucapnya.

Seiring berjalannya waktu, ia menyatakan bahwa investasi yang dijanjikan AZ semakin mencurigakan. Pada akhirnya ia mempertanyakan kejelasan investasi tersebut kepada AZ. Namun, nomornya di blokir oleh AZ.

“AZ memblokir nomor saya. Dan saat ini belum ada kejelasan apapun dari investasi ini,” tegasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap melalui Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), Ipda Rizki Yudianto mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait dugaan penipuan dan penggelapan tersebut.

“Kita sudah diterima laporannya dan sudah dijadwalkan untuk pemanggilan saksi-saksi,” ujarnya, Selasa (8/2/2022).

Wartawan: Amri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *