oleh

Lantamal IV Tanjungpinang Gagalkan Penyeludupan 6.750 Mikol

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Personil Babinpotmar Posal Kijang wilayah kerja Mapor Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal IV) berhasil menggagalkan penyeludupan Minuman beralkohol (Mikol) kurang lebih sebanyak 6.750 botol dengan berbagai jenis merk asal Singapura. Mikol ini dibawa menggunakan Kapal Motor (KM) Virgo.

“Kita berhasil mengamankan kapal ini di perairan pulau Mapor, Kepri, pada Selasa kemarin sekitar jam 22.15 WIB,” ujar Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama Dwika Tjahja Setiawan, Rabu (23/2/2022) saat konferensi pers di Aula Lantamal IV Tanjungpinang.

Penangkapan berawal informasi intelijen yang telah mendeteksi dan mengamati pergerakan sebuah kapal yang diduga akan memasukkan barang ilegal berupa Mikol masuk ke perairan Indonesia tepatnya di pulau Mapor, Bintan.

Dimana, perjalanan awal kapal tersebut berangkat dari Singapura ke pulau Batam dan kemudian ke pulau Mapor, Bintan hendak menuju Palembang, Sumatra Selatan.

“Untuk sementara, kita menduga Mikol ini akan dibawa ke Palembang,” ungkapnya.

Atas informasi tersebut, Lantamal IV menggerakkan unsur Satuan Patroli (Satrol) yaitu Kapal Anakonda dan Patkamla Setumu untuk melakukan tindakan penghentian dan pemeriksaan langsung ke kapal, sekaligus melakukan pengecekkan muatan dan dokumen kapal.

“Dari hasil pemeriksaan didapati kapal itu mengangkut Mikol berbagai jenis merk dan ukuran ini tanpa dilengkapi surat-surat,” ucapnya.

Selanjutnya, ribuan Mikol berserta nahkoda kapal inisial T bersama enam Anak Buah Kapal (ABK) langsung dibawa ke Mako Lantamal IV Tanjungpinang untuk proses hukum lebih lanjut.

“Menurut pengakuan mereka bahwa pemilik Mikol ini merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) inisial Ab, cuman kita belum telusuri. Sedangkan penerima saat ini masih diselidiki,” katanya.

Ia juga menduga bahwa para pelaku memang sudah merencanakan aksinya karena pada saat dilapangan kapal ini mengganti nama menjadi KM Antoni. Padahal, secara dokumen kapal ini adalah KM Virgo.

Sedangkan, dari pengakuan nahkoda dan ABK penyeludupan ini baru kali ini dilakukan. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Kita masih dalami karena dari cara mereka menyelabuhi petugas ataupun modus dengan ganti nama kapal dan berlayar pada malam hari,” tambahnya.

Saat ini, kapal, barang beserta nahkoda dan ABK sudah diamankan. Selanjutnya akan diserahkan ke Bea Cukai Tanjungpinang.

Wartawan: Amri
Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *