oleh

80 Peserta Rekrutmen Bawaslu Bintan Ikuti P2P Tingkat Dasar

Bintan, KepriDays.co.id – Bawaslu Bintan menggelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tingkat Dasar di Bintan Pearl Beach, Kecamatan Gunung Kijang dari 25-27 Juni 2024. P2P ini diikuti oleh 80 peserta.

Kegiatan ini menghadirkan Anggota Bawaslu Kepri Mariyamah, Presidum Jaringan Demokrasi Marsudi, TPD Unmas Kepri DKPP RI Ridarman Bay, dan Sekretaris Diskominfo Bintan Muhammad Ami Roffian.

Ketua Bawaslu Bintan, Sabrima Putra mengucapkan terimaksih kepada para peserta P2P yang diagendakan pada pemilih kepala daerah (Pilkada) 2024.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini peserta dapat menyerap ilmu-ilmu dari narsumber,” ujar Putra.

Program P2P ini telah diamanatkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 adalah bagian dari tugas konstitusional Bawaslu, yaitu menggandeng, melibatkan masyarakat agar terlibat secara aktif dalam pengawasan Pemilu.

Karena tugas pencegahan dan penindakan tidak hanya ditangan Bawaslu saja. Tapi semua pihak juga dapat berpartisipasi dalam pencegahan maka Bawaslu melibatkan masyarakat termasuk di antaranya mereka yang ikut proses P2P in.

“Mereka yang ikut kegiatan in menjadi kader pengawas partisipatif dari Bawaslu Bintan. Dengan adanya kader ini kita akan perketat pengawasan dan penindakan pilkada,” jelasnya.

Sementara itu Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Bintan Iskandar mengatakan peserta P2P berasal dari proses rekrutmen yang telah dilakukan oleh Bawaslu Bintan.

Mereka terdiri dari berbagai latar belakang unsur mulai dari organisasi kemahasiswaan, pemilih pemula, mahasiswa dan masyarakat umum.

“Terdapat 80 peserta yang mengikuti kegiatan P2P ini. Keterlibatan mereka minimal bisa melakukan pencegahan pelanggaran di lingkungan keluarga, lingkungan kerabat dan lain sebagainya,” katanya.

Dia berharap kader-kader pengawas ini dapat bekerjasama dengan baik. Jikalau ada dugaan pelangggaran yang ditemukan segera memberikan informasi dan melaporkan kepada Pengawas Pemilu.

“Ini merupakan strategi dari Bawaslu yang melibatkan unsur masyarakat. Hal ini karena demokrasi itu bukan hanya datang ke TPS dengan menggunakan hak pilih, tetapi juga berpartisipasi dalam mengawasi dan mencegah,” ucapnya.

Diakhir kegiatan ini dilakukan penandatanganan deklarasi kader P2P oleh Bawaslu Bintan. Hal itu dilakukan sebagai wujud komitmen untuk mengawal dan mensukseskan penyelenggaraan pemilihan di Kabupaten Bintan disertai dengan pemilihan duta pengawasan partisipatif Kabupaten Bintan.

Wartawan : Ari
Editor : Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *