Anambas, KepriDays.co.id – Desa Putik membuat terobosan baru dalam membantu masyarakat untuk mengasah keterampilan sebelum masuk ke dunia kerja.
Terobosan tersebut diwujudkan dengan menggelar International Maritime Training Centre (IMTC), Senin (27/10).Sebanyak 45 orang warga Desa Putik terlibat langsung dalam program pelatihan ini.
Mereka mengikuti berbagai kegiatan pembekalan keterampilan yang berfokus pada dunia maritim, mulai dari teori dasar, praktik keselamatan kerja, hingga teknik operasional di lapangan.
Program IMTC ini menjadi bukti nyata bahwa Desa Putik tidak ingin warganya hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku aktif dalam pembangunan dan pengembangan diri.
Kepala Desa Putik, Azman Riadi menegaskan, pelatihan ini merupakan langkah konkret pemerintah desa untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dan siap bersaing di dunia kerja global.
“Kami ingin masyarakat Desa Putik punya nilai lebih. Melalui IMTC ini, kami siapkan mereka agar memiliki keterampilan, sertifikasi, dan mental kerja yang kuat. Dunia kerja sekarang menuntut kemampuan, bukan hanya ijazah,” ujar Azman.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pelatihan teknis, tetapi juga membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja yang tinggi bagi peserta.
Menurutnya, hal itu penting agar warga benar-benar siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Selain itu, Azman juga menilai, sektor maritim memiliki potensi besar yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Putik. Dengan keterampilan yang dimiliki, warga diharapkan mampu menembus pasar kerja nasional bahkan internasional.
“Kami yakin, dari desa kecil seperti Putik ini, bisa lahir tenaga-tenaga profesional yang membawa nama daerah ke level global. Itu cita-cita besar kami,” katanya penuh keyakinan.
Sementara, program IMTC juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Bupati Aneng memberikan apresiasi tinggi atas langkah berani yang diambil Desa Putik dalam menyiapkan masyarakatnya menjadi tenaga kerja yang berkualitas.
“Ini langkah cerdas. Desa Putik sudah menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bagaimana menyiapkan masyarakat yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Aneng.
Ia menegaskan, kemajuan daerah akan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.
Oleh karena itu, setiap desa di Anambas diharapkan bisa meniru langkah yang telah dilakukan Desa Putik.
“Kalau semua desa punya semangat seperti Desa Putik, Anambas akan cepat maju. Kita tidak bisa hanya mengandalkan potensi alam, tapi juga harus memperkuat kemampuan manusia yang mengelolanya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aneng menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Anambas terus berkomitmen memfasilitasi berbagai program pelatihan dan peningkatan keterampilan masyarakat.
Langkah itu dilakukan agar masyarakat di seluruh wilayah dapat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Kami akan terus dorong pelatihan-pelatihan seperti ini di setiap kecamatan dan desa. SDM unggul adalah pondasi utama membangun daerah kepulauan seperti Anambas,” ujarnya menambahkan.
Dengan adanya IMTC di Desa Putik, peluang masyarakat untuk mengembangkan diri semakin terbuka lebar.
Program ini tidak hanya mencetak tenaga kerja siap pakai, tetapi juga menumbuhkan semangat baru bagi warga desa untuk terus belajar dan berkembang.
Terobosan ini menjadi bukti bahwa desa pun mampu melahirkan inovasi besar jika memiliki visi yang jelas dan komitmen yang kuat.
Desa Putik kini bukan sekadar nama di peta Anambas, tetapi contoh nyata bagaimana sebuah desa kecil bisa menyiapkan warganya menuju masa depan yang lebih cerah.
Wartawan : Yolana
Editor : Roni
