Anambas, KepriDays.co.id – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja pada lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas, kedapatan tidak disiplin saat pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional, Kamis (18/12/2025).
Bahkan ketidakdisiplinan tersebut terlihat jelas ketika sejumlah ASN ada yang baru datang saat upacara sedang berlangsung, dan ada juga yang hadir menjelang upacara berakhir.
Diketahu Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, sedang menyampaikan amanat sebagai pimpinan daerah. Terlambatnya ASN dengan sikap santai dan cengengesan dinilai tidak mencerminkan sikap abdi negara yang di gaji oleh masyarakat.
Sehingga tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk tidak menghargai pimpinan dan pelaksanaan kegiatan resmi pemerintahan.
Sedangkan ditelisik lebih jauh, mayoritas ASN yang terlambat hadir ada tenaga honorer baru diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Aneng pun murka dan mengaku sangat menyayangkan sikap ASN yang masih bersikap sesuka hati dan tidak menghargai waktu.
Ia menegaskan, ASN digaji dari uang rakyat, sehingga sudah seharusnya menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab.
“Kalian digaji oleh masyarakat, bukan untuk kerja sesuka hati. Upacara saja terlambat, bahkan masih nongkrong di warung kopi (warkop) saat jam kerja,” tegas Aneng.
Perilaku tersebut tidak hanya mencederai kedisiplinan ASN, tetapi juga menyakiti hati masyarakat yang berharap pelayanan maksimal dari pemerintah.
Aneng pun menegaskan, dirinya tidak akan mentolerir ASN yang terus mengulang pelanggaran disiplin, maka dengan tegas ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Inspektorat, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menindaklanjuti pelanggaran tersebut.
“Kalau masih tidak mau berubah, beri sanksi tegas. Potong gajinya, bahkan kalau perlu dirumahkan sementara. ASN harus disiplin, kalau tidak siap, silakan mundur,” pungkas Aneng.
Wartawan : Yolana
Editor : Roni
