Sinergi Polisi dan Mahasiswa Berbagi Nasi Umat di Pulau Penyengat

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Bukan sirene atau penindakan yang terdengar di Pulau Penyengat Jumat siang, melainkan langkah kepedulian dan senyum kebersamaan.

Bripka Zulhamsyah Putra menggelar Razia Perut Lapar (RPL), kali ini menggandeng puluhan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau–Kepri untuk berbagi makanan dan sembako kepada warga, menghadirkan wajah humanis Polri melalui aksi nyata yang menyentuh hati masyarakat, Jumat (26/12).

Gerakan sosial tersebut dikemas dalam kegiatan bertajuk “Nasi Umat”, program rutin HMI Riau–Kepri yang pada kesempatan ini dilaksanakan di Pulau Penyengat.

Mahasiswa bersama Bripka Zulhamsyah menyalurkan paket nasi kotak, kurma, serta bingkisan sembako kepada masyarakat setempat.

“Kami hadir bukan sekadar sebagai mahasiswa, melainkan sebagai saudara yang ingin berbagi kebahagiaan. Hari ini kami berkolaborasi dengan Razia Perut Lapar, sebuah kegiatan yang sudah sangat dicintai masyarakat,” ujar Ijal, Sekretaris Umum HMI Riau–Kepri.

Ijal menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini lahir dari panggilan hati setelah melihat langsung kebahagiaan masyarakat yang menerima bantuan.

“Kami melihat sendiri kebahagiaan di mata masyarakat. Ini membuat kami semakin yakin bahwa peran Zulhamsyah sangat dirasakan oleh masyarakat dan dapat membawa nama baik institusi Polri melalui kegiatan-kegiatan mulia seperti ini,” katanya.

Sedangkan, Zulhamsyah menegaskan, Razia Perut Lapar bukanlah razia dalam arti penindakan, melainkan gerakan kepedulian sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Razia Perut Lapar bukan tentang penindakan, melainkan tentang kepedulian. Hari ini RPL berkolaborasi dengan HMI Riau–Kepri. Saya sangat terbantu karena puluhan bingkisan sembako, kurma, dan makanan siap saji bisa kita bagikan,” ungkap Zulhamsyah.

Sementara, Zulhamsyah juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang turun langsung ke lapangan. “Terima kasih untuk saudara-saudaraku mahasiswa HMI Riau–Kepri. Hari ini kita bisa langsung turun bersama berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Pulau Penyengat,” katanya.

Diketahui aksi sosial ini diawali dengan doa bersama yang digelar sekitar pukul 11.30 WIB di halaman Masjid Raya Sultan Riau. Dalam kesempatan tersebut, Zulhamsyah memimpin doa untuk para korban bencana alam di Pulau Sumatera.

HMI Riau–Kepri berharap kegiatan Nasi Umat dan Razia Perut Lapar dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain. Kolaborasi antara Kepolisian, organisasi mahasiswa, dan masyarakat dinilai sebagai bukti bahwa kebaikan yang berkelanjutan lahir dari panggilan hati.

Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *