Kanal Bintan Headline Peristiwa

Warganya Sering Diserang Buaya, Pemkab Bintan Bentuk Satgas

Bintan, KepriDays.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Buaya.

Satgas ini terdiri dari beberapa instansi terkait baik vertikal maupun horizontal. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Iyon Ramlah mengatakan, setiap tahun terdapat kasus warga diserang oleh buaya, mulai dari 2022 hingga 2026 ini.

“Dari 2022-2026 ada 6 kasus warga yang diserang buaya. 2 diantaranya meninggal dunia,” ujar Ramlah saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).

Kemunculan buaya di berbagai wilayah kecamatan membuat warga ketakutan. Apalagi awal tahun ini sudah ada warga yang kehilangan nyawa akibat diterkam buaya.

Untuk mencegah adanya kasus seperti ini, pemerintah daerah membentuk
Satgas Penanganan Buaya. Satgas ini nantinya melakukan mitigasi hingga penanganannya.

“Pemerintah dan lembaga legislatif sudah sudah melakukan rapat untuk membentuk satgas yang terdiri dari KKP, BKSDA, BPBD, TNI/Polri dan pihaklainnya,” jelasnya.

Baca Juga

Sedangkan berdasarkan pemetaan wilayah, Buaya kerap muncul di lima kecamatan, diantaranya di Kecamatan Tambelan ada 18 titik, Kecamatan Teluk Bintan ada 9 titik Kecamatan Gunung Kijang ada 4 titik.

Lalu 3 titik berada di Kecamatan Toapaya dan 3 titik lagi di Kecamatan Bintan Timur.

“Sudah kita rapatkan bersama stekholder terkait, tentu ini menjadi hal serius dalam penanganan hewan yang dilindungi, namun kita juga berusaha agar warga tidak kembali menjadi korban,” katanya.

Sementara fokus penanganan, nantinya satgas ini juga melakukan sosialisasi dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Baik melalui pola kearifan lokal hingga modern.

“Jadi kita akan edukasi masyarakat jangan sampai ada korban nyawa lagi,” ucapnya.

Wartawan : Ari
Editor : Roni

Share
Tags: Buaya di Bintan Pemkab Bintan Bentuk Satgas Warganya Sering Diserang Buaya