Waduk Sei Jago Bintan. Foto : Ari
Bintan, KepriDays.co.id – Waduk Sei Jago yang berada di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara diusulkan untuk diserahkan ke BWS Sumatera IV Batam. Tujuan pengalihan tersebut untuk dilakukannya perbaikan besar-besaran yang akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Kepala Cabang PDAM Tirta Kepri Tanjung Uban, Sugito mengatakan, Waduk Sei Jago mengalami kebocoran, sehingga diusulkan untuk diserahkan ke BWS Sumatera IV Batam agar segera dilakukan perbaikan.
“Pengelolaan Waduk Sei Jago tetap di kita. Soal diserahkan ke BWS itu untuk perbaikan saja karena waduk tersebut mengalami kebocoran,” ujar Sugito saat dihubungi via WhatsApp (Wa) beberapa waktu lalu.
Meskipun harus dilakukan perbaikan. PDAM Tirta Kepri Cabang Tanjung Uban tetap menyuplai air ke konsumen. Haya saja aktivitas penyuplaian dikurangi.
“Normalnya suplai air 24 jam. Dimasa kemarau ini terpaksa dikurangi penyuplaiannya jadi 7-8 jam per hari,” katanya.
Kebocoran waduk ditambah lagi musim kemarau debit air di waduk terus menyusut. Dalam satu hari, debit air menyusut sekitar 2 Cm.
Maka untuk suplai air di daerah kota di Tanjung Uban dimulai dari pagi selama 7-8 jam. Kemudian dialihkan penyuplaian ke daerah yang lebih tinggi dengan waktu pengoperasian sama.
“Jadi di bagi-bagi secara bergantian lah agar bisa merata penyuplaiannya. Khusus di daerah tinggi terpaksa menggunakan pompa seperti di area Bintang Lima,” jelasnya.
Sedangkan disinggung air di Waduk Sei Jago juga tercemar, Sugito membantahnya, karena posisi waduk itu lebih tinggi dibandinkan pemukiman penduduk. Sehingga tidak mungkin limbah masyarakat bisa masuk ke dalam waduk.
“Air di waduk ini bagus dan tidak ada tercemar limbah. Kami dapat pastikan hal itu,” sebutnya.
Dia belum mengetahui secara pastinya BWS Sumatera IV Batam menangani perbaikan waduk ini. Tentunya diharapkan bisa secepatnya sehingga air dalam waduk tidak menyusut terlalu banyak meskipun disaat kemarau.
Untuk saat ini ketersediaan air di waduk mampu memenuhi konsumen selama dua bulan kedepan. Bahkan ketersediaan air di Waduk Sei Jago ini masih lumayan daripada waduk lainnya di Kabupaten Bintan.
“Kita berharap perbaikan bisa dilakukan segera dan juga segera turun hujan. Sehingga debit air di waduk ini stabil dan penyuplaian kembali normal,” ucapnya.
Wartawan : Ari
Editor : Roni