Batam, KepriDays.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H menghadiri kegiatan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepri yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Senin (30/3/2026) di Kantor DPRD Provinsi Kepri.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah stakeholder penting di Provinsi Kepri diantaranya, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., Ketua DPRD Kepri H. Iman Sutiawan, S.E., unsur Forkopimda, Pejabat Utama Polda Kepri serta perwakilan instansi vertikal dan lembaga terkait lainnya.
H. Ansar Ahmad sebelumnya menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk kewajiban konstitusional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Kemudian, Ansar menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 secara umum menunjukkan capaian yang baik.
Target pendapatan daerah sebesar Rp3,910 triliun lebih berhasil direalisasikan sebesar Rp3,729 triliun lebih atau 95,39%. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp1,904 triliun lebih dengan realisasi mencapai Rp1,753 triliun lebih atau sebesar 92,08%.
“Diharapkan dapat terbangun transparansi serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendorong kemajuan Provinsi Kepulauan Riau,” kata Ansar.
Sedangkan usai pelaksanaan Rapat Paripurna tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi antar pimpinan daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen pemerintahan pasca perayaan Idul Fitri 1447 H.
Kehadiran Asep Safrudin dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penguatan sinergitas lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Sementara, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Call Center 110 atau melalui aplikasi Polri Super Apps.
“Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terbakarnya lahan dan hutan,” katanya.
Editor : Roni
