Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Sidang Muspinas III BM Kosgoro 1957 memutuskan mendukung Bendahara Umum PPK Kosgoro 1957, Sari Yuliati sebagai bakal calon ketua umum PPK Kosgoro 1957 dalam Mubes PPK Kosgoro1957.
Bahkan, Ketua Umum Barisan Muda Kosgoro (BMK)1957, Kemas Ilham Akbar juga menyatakan, dalam Muspinas III BMK 1957 ingin mengabadikan dan menetapkan HR Agung Laksono sebagai bapak Kosgoro 1957, dan masuk di dalam anggaran dasar Kosgoro 1957.
“Kami ingin Pak HR Agung Laksono menjadi Bapak Kosgoro 1957, karena jasa-jasa beliau yang bukan hanya melahirkan beserta para pendiri lainnya, tapi juga membesarkan kemudian memberikan perhatian yang luas dan sangat fokus, mengurus semua kader bukan hanya di tingkat pusat, di tingkat daerah pun merasakan,” ungkapnya.
Maka sebab itu, Ilham mengatakan, dalam Muspinas III tersebut akan menjadi agenda utama yang akan diperjuangkan dan harus goal pada mubes Kosgoro 1957 yang akan datang.
“Ini harus goal dalam Mubes Kosgoro 1957 nanti,” tegasnya.
Sedangkan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, M Sarmuji menilai Muspinas III BM Kosgoro 1957 perlu melakukan meninjau ulang atau mereview seluruh program kerja.
Tujuannya untuk sebagai bahan dasar menyusun program umum setelah dilakukan musyawarah.
“Kenapa, sesuatu itu harus relevan dengan masyarakat, sekaligus harus rileks dan relevan dengan zaman. Ya, ini penting BMK 1957 adalah Ormas di dalam tubuh yang berafiliasi pada partai Golkar yang bisa menjadi wahana sosialisasi, mengenalkan politik itu apa dengan cara-cara yang mungkin tidak politik,” kata Sarmuji usai membuka Muspinas III BMK 1957 di DPP Partai Golkar, Minggu, 19 April 2026.
Sarmuji mencontohkan BMK 1957 bisa untuk acara-acara yang ringan, namun harus ada pendidikan politik, membuat acara musik hingga acara olahraga yang semuanya sesuai dengan keinginan dan hobi anak-anak muda.
“Kalau di kalangan pelajar, kita bisa membuat bimbingan belajar online yang belum banyak dilakukan orang, atau kita bisa mengadakan kursus, wawancara kerja, dan sebagainya tanpa ada pesan-pesan politik yang keras,” jelasnya.
Editor : Roni
