Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Program Kartu Bima Sakti yang digaungkan pasangan Lis Darmansyah-Raja Ariza saat kampanye, mulai direalisasikan setelah resmi diluncurkan Pemerintah Kota Tanjungpinang pada 17 Agustus 2026.
Tentu banyak masyarakat Kota Tanjungpinang yang bertanya tentang manfaat kartu tersebut, karena tidak semua masyarakat tahu tentang visi-misi Lis-Raja sewaktu kampanye.
Lis mengatakan, Kartu Bima Sakti disiapkan untuk membantu pemerintah mendata masyarakat yang membutuhkan sekaligus mengintegrasikan berbagai bantuan dan layanan pemerintah.
Program dalam Kartu Bima Sakti meliputi bantuan kesehatan, kesejahteraan sosial, pendidikan, bantuan bagi pelaku UMKM dan lansia, serta bantuan untuk marbot surau dan masjid, RT/RW, hingga rumah tidak layak huni.
“Mulai dari bantuan kesehatan, kesejahteraan sosial, pendidikan, bantuan pelaku UMKM, lansia, marbot surau dan masjid, RT/RW, dan bantuan rumah tak layak huni,” kata Lis.
Menurut Lis, pendataan masyarakat yang membutuhkan bantuan selama ini belum maksimal. Melalui Kartu Bima Sakti, pemerintah kota melakukan pendataan secara bertahap untuk mengetahui warga yang belum tersentuh bantuan.
“Dengan adanya Kartu Bima Sakti ini, pendataan dilakukan tim secara transparan dan tanpa pilih kasih. Masih ada sekitar 7.000 warga belum tersentuh,” ujarnya.
Dari pendataan yang berjalan saat ini, lebih dari 300 warga telah terdata. Pendataan akan dilakukan secara bertahap untuk menjangkau warga yang membutuhkan bantuan pemerintah.
“Yang dapat terdata saat ini sebanyak 300 lebih. Ke depan, semoga tidak ada lagi yang tidak menerima bantuan dari pemerintah, khususnya Pemko Tanjungpinang,” tambah Lis.
Selain Kartu Bima Sakti, Lis menyebut program pendidikan gratis 100 persen bagi siswa SD dan SMP di Tanjungpinang telah berjalan melalui Dinas Pendidikan. Bantuan tersebut berupa seragam sekolah, sepatu, topi dan dasi, tas, buku, hingga buku LKS.
“Mulai dari seragam sekolah, sepatu, topi dan dasi, tas, buku, dan buku LKS kita berikan gratis untuk anak-anak generasi bangsa,” ucapnya.
Bima Sakti merupakan program Pemko Tanjungpinang yang mengintegrasikan berbagai bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat dalam satu sistem pendataan.
“Dengan Kartu Bima Sakti, kami memastikan bahwa setiap warga mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup lebih sejahtera dan lebih baik. Mari bersama kita bangun Tanjungpinang yang lebih maju dan berdaya,” tutup Lis.
Editor: Roni
