Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Wacana Wali Kota Tanjungpinang Rahma akan menerapkan kebijakan bagi masyarakat yang hendak mengurus berkas di pelayanan pemerintah dengan mewajibkan membawa seritifikat vaksin, justru dinilai merepotkan masyarakat Kota Tanjungpinang.
Suparno selaku Ketua RT 07 RW 01 Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat angkat bicara terkait wacana Wali Kota Tanjungpinang tersebut, menurutnya kebijakan tersebut perlu ditinjau ulang karena akan menyulitkan warga.
“Kalau ada wacana dari Pemerintah Kota Tanjungpinang mengenai aturan kalau seandainya warga ingin mengurus sesuatu katakanlah urusan pelayanan masyarakat harus mewajibkan untuk membawa sertifikat vaksin, saya sendiri juga agak sedikit keberatan karena ini perlu keknya di tinjau kembalilah pemikiran itu ya,” ucapnya saat dijumpai di kediamannya, Minggu (6/6/2021) pagi.
Menurutnya, sebagai perangkat perpanjangan tangan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang selaku RT sudah maksimal untuk menghimbau masyarakat agar mengikuti vaksin dan upaya yang dilakukan secara door to door.
“Kemaren ada tahapan-tahapan dari lansia dan dari umum kami kan ada door to door dari Kelurahan memerintahkan RT-RT nya untuk menghimbau masyarakatnya, ok kita udah door to door,” ucapnya.
Suparno menyebutkan bahwa beredar berita terkait pemberian sertifikat vaksin melalui pesan Whatsapp yang akan merepotkan masyarakat.
“Berita yang beredar kalau sertifikat itu dikirim lewat Whatsapp, terus kalau Hp nya hilang bagaimana.? Hilang juga lah sertifikatnya,” ucapnya.
Menurutnya, pemerintah harus memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait vaksin itu sendiri.
“Tolong di tinjau ulang, masih banyak warga yang belum di vaksin terutama lansia,” ucapnya.
Lanjutnya, dari lansia dalam 40 orang paling-paling yang kemarin ada 3-4 orang dan itu dikarenakan adanya kekawatiran masyarakat untuk di vaksin.
Suparno berharap pemerintah seharusnya lebih mengoptimalkan bantuan sosial untuk masyarakat terdampak dari pandemi.
“Semua terkena dampak. Pemerintah kota Tanjungpinang harus memperhatikan bantuan sosial yang harus berlipat dari tahun lalu,” tutupnya.
Wartawan: Abu
Editor: Roni
