Tahun Depan, Pemko Tanjungpinang Siapkan 1000 Tong Sampah

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Tahun 2023 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang akan menyiapkan 1000 tong sampah di wilayah Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dians (Kadis) DLH Kota Tanjungpinang, Riono, Senin (27/6/2022) saat pembukaan Bimbingan Teknis Pelaporan Bank Sampah periode 1 Tahun 2022 di hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang.

“Tadi juga disebutkan pak Asisten melalui sambutan Walikota terkait program ini. Mudah-mudahan anggaran kita ada dan kemudian tidak ada permasalahan-permasalahan di bidang penganggaran nanti,” ujarnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga akan memberikan baju seragam untuk bank-bank sampah yang ada di Kota Tanjungpinang.

“Sekarang inikan belum punya baju yang seragam. Jadi, tahun 2023 ini kita rencananya akan buatkan,” tambahnya.

Namun, dirinya belum bisa memastikan bentuk tong sampah atau terbuat dari bahan apa, apakah dari besi (drum) atau plastik. Serta belum bisa me memastikan pada bulan berapa di 2023 terealisasi program ini, cuma lebih cepat, lebih bagus.

Untuk besaran anggarannya ia lupa, cuma kemarin pihaknya sudah buat usulannya. Barang itu nanti rencananya dibeli dari luar daerah karena di Tanjungpinang tidak ada pabrik.

“Kita lihat dengan anggarannya nanti lah. Kalau kita maunya secara aturan sampah yang di dapat dari masyarakat itu tidak terbuka, dalam arti tertutup supaya sampah itu tidak dikorek oleh binatang dan sebagainya,” harapnya.

Kemudian, tong sampah itu nanti akan dibuatkan lubang dibawah supaya ketika hujan atau apa airnya turun dan tidak tergenang di tong sampah tersebut.

Sementara, untuk ukurannya nanti mungkin yang bisa diangkat oleh dua orang oleh anak buah lori sampah. Artinya sedang.

“Tong sampah ini nanti akan kita letakkan di depan ruko-ruko yang ada di Tanjungpinang. Dan, kalau ada lebih akan kita letakkan di beberapa titik-titik tempat sampah liar,” tegasnya.

Sebenarnya, tong sampah ini sudah diadakan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun banyak yang sudah hilang.

“Nah, untuk mengantisipasi supaya tidak hilang itu tergantung mindset orangnya,” tutupnya.

Wartawan: Amri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *