LAM Kepri Murka Minta Cafe Leko Harus Tutup

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengutuk keras kejadian baru-baru ini yang terjadi di Cafe Leko Jalan RH Fisabilillah KM 8 Atas arah Dompak Kota Tanjungpinang.

Bahkan dengan tegas LAM Kepri meminta Cafe Leko harus ditutup permanen, karena banyak mudaratnya di tanah melayu ini.

“Tutup segera. Terkait Kafe Lako, bahwa sudah berkali-kali terjadi hal yang tidak sesuai dengan adat istiadat orang Melayu disana, tidak sesuai dengan norma kehidupan Melayu, maka sebagai Pengurus Bidang Hukum LAM Kepri meminta kepada Walikota Tanjungpinang agar segera mengevaluasi keberadaan tempat itu dan cabut izinnnya,” kata Bidang Hukum LAM Kepri, Maskur Tilawahyu, MH, Senin (24/02/2025).

Selain itu, Maskur mengatakan, tentu dengan kejadian tersebut diharap pengusaha yang menjalankan usaha di tanah melayu, agar patuh pada ada setempat.

“Kita berharap para pengusaha patuh dan taat pada adat setempat. Pemerintah Tanjungpinang yang menjadi pemberi izin, agar mengawasi agar kota kita ini selalu aman dan konfusif. Leko sudah berkali-kali buat gaduh di kota ini, jelas tak sesuai dengan adab dan adat kite orang Melayu serta hukum negara. Maka sudah selayaknya Pemko menutup tempat tersebut,” ujarnya.

Sementara sebelumnya, seorang anggota TNI Angkatan Laut yang bertugas di Koarmada I meninggal dunia atas nama Serda Doni Laksono dan 4 orang personel Koarmada I luka, karena diduga terlibat perkelahian didepan Cafe Leko Jalan RH Fisabillilah KM 8 Atas Kota Tanjungpinang, Ahad (23/2/2025) pagi dini hari.

Hal ini sesuai rilis dari Komandan Satuan Intel Koarmada I yang diterima KepriDays.co.id, atas kejadian tersebut pihak kepolisian sedang mengejar terduga pelaku.

Sedangkan Pemilik Leko Cafe, Sukarno alias Reno tidak ada memberikan tanggapan terkait kejadian ini, wartawan sudah mengonfirmasi soal insiden berdarah di tempat usahanya itu namun masih diam.

Editor: Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *