Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad mengukuhkan Pengurus Perkumpulan Purnabakti Pegawai Provinsi Kepulauan Riau Masa Bakti 2026–2029 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (16/4).
Pengukuhan tersebut menetapkan Amir Faizal sebagai ketua. Kegiatan tersebut juga disejalankan dengan Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah yang turut diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Raja Sofyan yang sekaligus memimpin doa bersama.
Gubernur Ansar menegaskan, keberadaan para purna bakti memiliki arti yang sangat penting dalam pembangunan daerah.
Ia menyebut, purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan fase lanjutan yang tetap dapat memberikan kontribusi moral, intelektual dan sosial kepada masyarakat.
“Para purna bakti merupakan sumber pengalaman dan kebijaksanaan yang telah teruji. Ini dapat terus menjadi rujukan serta inspirasi bagi ASN yang masih aktif dalam menjalankan roda pemerintahan,” kata Ansar.
Selain itu, Ansar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Perkumpulan Purnabakti.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan meningkatkan kualitas kebijakan publik.
“Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ansar juga menyampaikan ucapan Idul Fitri kepada seluruh pengurus dan anggota Perkumpulan Purnabakti.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak menjadikan Halal Bi Halal sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara, Amir Faizal menyampaikan, organisasi ini lahir dari kerinduan untuk kembali bersilaturahmi antar sesama purna bakti.
“Awalnya hanya dari rasa kangen untuk berkumpul bersama. Kami mulai dari sebuah grup WhatsApp dengan sekitar 50 orang anggota,” ungkap Amir.
Seiring waktu, lanjutnya, perkumpulan ini terus berkembang hingga mencapai sekitar 240 anggota, dengan sekitar 150 orang yang aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan.
“Alhamdulillah, dari yang sederhana ini sekarang sudah berkembang cukup besar. Ini menunjukkan semangat kebersamaan para purna bakti masih sangat kuat,” ungkapnya.
Amir juga berharap, keberadaan perkumpulan ini dapat menjadi wadah yang produktif dan bermanfaat, tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Kami ingin perkumpulan ini tidak hanya menjadi tempat silaturahmi, tetapi juga bisa terus berkontribusi memberikan pemikiran dan pengalaman bagi pembangunan daerah,” tutupnya.
Editor : Roni
