Kasih Sayang, Program Eksposur Dunia Kerja Sejak Dini di Pulau Bintan

Bintan, KepriDays.co.id – Bertepatan dengan momentum hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2026), Bintan Resorts kembali menggelar program tahunannya yaitu Kasih Sayang.

Program ini diikuti sebanyak 350 pelajar SD kelas 6 dan 420 pelajar SMP kelas 3 di Kecamatan Teluk Sebong, Bintan. Mereka diajak untuk mengenal dunia pariwisata di Kawasan Pariwisata Lagoi.

General Manager Finance & Admin Bintan Resorts, Hebron Habeahan mengatakan melalui program Kasih Sayang, Bintan Resorts berupaya menghadirkan pengalaman dengan memperkenalkan dunia yang lebih luas secara langsung, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu sebagai fondasi pembelajaran.

“Kita inginkan anak-anak yang hadir mampu bersikap aktif untuk mencari tahu dan memahami setiap hal yang dipaparkan, sehingga dari proses tersebut dapat tumbuh aspirasi yang mendorong mereka untuk berani bermimpi dan menentukan arah masa depan,” ujar Hebron di Atrium Plaza Lagoi di Bintan Resorts.

Mereka diajak untuk hadir langsung di lingkungan industri pariwisata dan perhotelan di kawasan ini.

Tujuannya menyaksikan bagaimana profesi hospitality dijalankan, dan langsung berinteraksi dengan para pelakunya.

Kemudian mereka dibawa mengunjungi fasilitas pengolahan limbah untuk melihat proses pengelolaan yang bertanggung jawab, sekaligus memperoleh penjelasan mengenai praktik efisiensi energi yang diterapkan di kawasan.

“Upaya pelestarian lingkungan pesisir pun diperkenalkan sebagai bagian integral dari operasional, sehingga anak-anak tidak hanya memahami konsep keberlanjutan secara teoritis, tetapi juga menyaksikan bagaimana nilai-nilai tersebut diimplementasikan secara nyata di Bintan Resorts,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan dibuat sangat terstruktur, ada interaksi aktif dengan pelaku industri perhotelan profesional melalui perbincangan, lomba bercerita, kompetisi chef cilik, juga cerdas cermat bertema pariwisata.

Program ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2000, dampaknya memang tidak selalu bisa disajikan dalam bentuk angka. Namun, perubahan mulai terlihat dimana semakin banyak siswa di Kecamatan Teluk Sebong yang menunjukkan ketertarikan untuk menempuh pendidikan yang berhubungan dengan dunia pariwisata.

“Mereka tertarik menempuh pendidikan di Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) dan juga Sahid Bintan Tourism Institute (SBTI) dalam kawasan wisata Bintan Resorts,” katanya.

“Dampak itu juga dirasakan oleh pelaku industri perhotelan yang semakin mudah mendapatkan sumber daya manusia siap kerja, merupakan alumni PBC dan SBTI dari tahun ke tahun,” tambahnya.

Sejumlah alumni program Kasih Sayang tercatat ada yang telah menapaki jalur profesional di industri ini.

Salah satunya Maria Alfa Febiola kini berkarier sebagai Sales Executive di Umana Bali LXR Hotels & Resorts by Hilton, sementara Uswatinisa telah meniti karier sebagai chef di salahsatu luxury resort di Maladewa.

Dua representasi dari anak daerah di Kecamatan Teluk Sebong menempuh perjalanan yang berawal dari sebuah kesempatan untuk melihat dunia yang lebih luas.

Lebih lanjut, Hebron menjelaskan bahwa program kepedulian di bidang pendidikan ini tidak hanya berfokus pada pemberian akses, tetapi juga diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) lokal yang unggul.

“Inisiatif yang dijalankan secara konsisten dari tahun ke tahun oleh Bintan Resorts ini hadir dengan pendekatan yang relatif sederhana namun berkelanjutan, dilandasi keyakinan bahwa perubahan sosial tidak terjadi secara instan. Dampak jangka panjang sering kali dibangun dari konsistensi, bukan sekadar simbolis,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan, Nafriyon mengapresiasi atas komitmen berkelanjutan dari Bintan Resorts yang setiap tahun mendapat pengakuan dari pemerintah daerah di bidang pendidikan.

“Peran sektor swasta menjadi sangat krusial, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah daerah di mana sekitar 75 persen dialokasikan untuk gaji tenaga pendidik dan pegawai, sehingga ruang untuk pengembangan program pendidikan menjadi terbatas,” katanya.

Dalam konteks ini, kontribusi pihak swasta yang peduli tidak hanya melengkapi, tetapi juga memperkuat upaya bersama dalam memastikan keberlanjutan dan kualitas pendidikan di daerah.

Wartawan : Ari
Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *