Pelantikan Kader Penyuluh KB

Kader Institusi Diharapkan Bekerja Sama dengan Kelurahan



Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang Raja Ariza mengharapkan Kader Institusi Masyarakat Perkotaan dan Tim Penyuluh KB yang baru dilantik pada Senin (12/3/18) pagi di Gedung Arsip Daerah Tanjungpinang, dapat bekerja sama dengan Kelurahan, RT dan RW di wilayah Tanjungpinang.

“Kita berharap program-program ini dapat bersinergi, bekerjasama dengan institusi Kelurahan, RT dan RW. Pertama sekali kita mendorong ada kerjasama dengan KPK,” kata Raja Ariza.

Selain itu, Raja Ariza menambahkan, pelantikan dan pengukuhan penyuluh KB dapat menjalankan program berencana yang sudah dilakukan Pemerintah Daerah.

“Diharap dapat menjalankan program yang sudah ada,” ucapnya.

Sementara, Kadis Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan, Dinkes Dalduk dan KB Kota Tanjungpinang akan mengoptimalisasikan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga melalui pemberdayaan peran Penyuluh KB dan kader Institusi Masyarakat Perkotaan.

“Merujuk pada arahan Walikota, saya berjanji akan semakin meningkatkan pemberdayaan para Penyuluh dan kader untuk mempertajam pencapaian berbagai indikator program kependudukan dan KB sesuai tantangan yang saat ini dihadapi,” jelas Rustam.

Kemudian, Rustam mengatakan, beberapa tantangan yang saat ini perlu ditangani secara serius adalah mempertahankan dan meningkatkan peserta KB aktif, menjaring peserta KB baru, mengurangi permintaan KB yang tidak terlayani, mengurangi pernikahan dan melahirkan di bawah usia 20 tahun serta yang terbaru ikut serta mencegah terjadinya stunting (balita kerdil) yang saat ini menjadi salah satu prioritas nasional.

“Kader berkontribusi mendukung pendataan keluarga yang akurat sehingga dapat dilakukan intervensi yang tepat. Penyuluh KB dan kader juga akan bermitra dengan petugas lainnya di tingkat Kelurahan dan Kecamatan mulai dari para kader posyandu, guru TK dan PAUD, RT dan RW, bidan poskeskel , petugas pustu, Penyuluh pertanian, petugas sosial,” ujarnya. (RNN)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *