oleh

Utus Tim Khusus, Pemprov Kepri Berusaha Dapatkan PI Migas 10 persen

Jakarta, KepriDays.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri berupaya untuk mendapatkan hak partisipasi atau Participating Interest (PI) Migas di Kepri sebesar 10 persen. Pemprov bahkan mengutus tim khusus ke Kantor Perusahaan Migas Santos Northwest Natuna B.V. di bilangan Ratu Plaza Jakarta, Rabu (20/02/19).

Untuk mendapatkan PI Migas 10 persen, Pemprov Kwpri telah merampungkan tahapan-tahapan dalam proses due diligence. Tahapan selanjutnya adalah pembukaan data room terhadap Santos Northwest Natuna B.V.

Tim Pemprov Kepri yang diutus ke Jakarta terdiri dari Kepala Dinas Perhubungan Jamhur Ismail, Kepala Biro Administrasi Perekonomian Herry Andrianto, Dirut PT. Pembangunan Kepri NWN, H. Huzrin Hood dan Fachrizal selaku Konsultan PI Kepri.

Mereka diterima oleh Hanny Denalda mewakili Santos Northwest Natuna B.V. Menurutnya Kepri diberikan kesempatan melakukan due diligence dari 22 sampai dengan 26 Februari, karena waktu yg tersedia hanya sampai 28 Februari 2019.

“Kami sangat menunggu proses ini dan Alhamdulillah Kepri bisa sampai ke tahapan ini,” ujar Hanny.

Sebelum proses pembukaan data room maka terlebih dahulu akan dilakukan Penandatanganan Confidential Agreement (CA) antara Santos Northwest Natuna B.V. dan PT. Pembangunan Kepri NWN yang rencananya dilangsungkan Kamis (21/2/2019) besok.

Dirut PT Pembangunan Kepri Huzrin Hood optimis bahwa semua tahapan dapat dilalui s hingga Kepri mendapatkan PI Migas 10 persen.

“Kami tak kan pulang sebelum menang,” ungkap Huzrin.

Sama seperti Huzrin, Fachrizal atau yang akrab disapa Ical Long Enon, putra Anambas yang telah melintas benua untuk urusan Migas ini juga mengaku yakin Kepri akan dapat PI Migas 10 persen.

“Mengingat tahapan selanjutnya hanya tinggal pemeriksaan data room saja, dan setelah itu baru bisa diketahui potensi penerimaan yang akan didapat oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya. (*)



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *