oleh

Komisi II DPRD Minta BPR Bintan Dievaluasi

Bintan, Kepridays.co.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bintan meminta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bintan dievaluasi. Karena sampai saat ini justru terlihat mengalami kemunduran.

“Pada 2018 lalu, perbankan ini mampu memberikan kontribusinya ke pemerintah sebesar Rp 4,1 miliar. Tetapi di tahun 2019 ini hanya berikan PAD sebesar Rp 3,1 miliar,” ujar Anggota Komisi II DPRD Bintan Umar Ali Rangkuti, Sabtu (17/03/19).

Menurutnya, ketika BPR Bintan masih menjadi Perusahaan Daerah (PD) sistem bagi hasilnya adalah 50 persen untuk Pemkab dan 50 persen untu BPR.

Setelah berganti Perumda BPR Bintan, kata Umar, bagi hasilnya dinaikan yaitu 55 persen untuk Pemkab dan 45 persen untuk BPR Bintan.

“Seharusnya memiliki terobosan baru untuk memaksimalkan potensi PAD. Sehingga di tahun berikutnya bisa lebih ditingkatkan,” jelasnya.

Jika tidak dievaluasi dan tak mampu menciptakan trobosan, Perumda BPR Bintan harus direstrukturisasi pejabatnya atau efisiensi atau seluruh pegawai Perundangan BPD dimutasikan.

Bila perlu, tambah Umar, Direksi BPR yang dinilai bagus kinerjanya dapat dimutasi ke BUMD lainnya agar perusahaan itu juga dapat dibenahi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.