oleh

Nobar dan Diskusi Film Sexy Killers, Apa Kata Mahasiswa?


Batam, KepriDays.co.id – Organisasi mahasiswa kristen Kota Batam yang tergabung dalam GAMKI, GMKI, GSKI  menggelar nonton bareng (Nobar) film dokumenter dan diskusi, Sexy Killers beberapa waktu lalu di GM Cafe Mega Lagenda Kota Batam.

Nobar ini pada awalnya adalah dokumenter film merepresentasikan kenyataan yang memperlihatkan sepasang orang yang sedang berbulan madu, hingga bagaimana listrik masuk kamar, serta alam dan tanah Indonesia dipertambangan batu bara Kalimantan.

Kordinator Acara, Roy menyebut film Sexy Killers ini menyajikan setidaknya ada lima isu diantara isu yang dimaksud yakni politik demokratis, isu kematian masyarakat setempat yang banyak memakan korban , isu lingkungan hidup, isu legalitas keberlangsungan pertambangan, dan isu ekonomi serta peran sebagai para regenerasi penerus isi bumi.

Royn yang merupakan Wakil Sekretaris Bidang Hubungan Antar Lembaga Gamki melanjutkan, film ini hadirkan isu politik demokrasi dimana dihadirkan tentang debat pilpres. Dipertontonkan pula kelompok oligarki yang menguasai hayat hidup orang banyak.

“Yang nyatanya hal ini membuat rantai makanan para pemeran saham yang didalamnya adalah para aktor pimpinan negara,” ungkap pula Rikson Ketua cabang Gamki Batam dalam pandangannya.

Selanjutnya isu penegakan hukum dan HAM. Dimana ada petani ditangkap. Hukum terlihat tajam ke bawah tumpul ke atas. Dalam film ada yang divonis tiga bulan penjara saat mempertahankan haknya karena melawan perusahaan.

“Semoga ini juga bisa memberikan halaman untuk terus kita lebih bisa mengawasi daerah yang harus peduli dengan linkungan, dan lebih mengenal pahamnya tentang legalitas amdal itu sendiri,” ungkap Rikson.

Sementara Sekretaris cabang Gmki Yessica saat diskusi menyebut, pada awalnya film ini mempertontonkan pasangan yang berbulan madu. Kemudian masuk ke dalam dan mempertontonkan tentang suasana di Indonesia, tentang tambang yang dikuasai corporate perusahaan.

“Sehingga kita juga harus memahami terlebih dahulu penyebab dan untungnya tambang dari ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.

Bahkan mahasiswa lain juga menyinggung tentang film Sexy Killers yang seharusnya menjadi nilai inspirasi tentang kaum regenerasi untuk lebih peduli dengan lingkungan, terlebih sampah yang dibuang dan peran penghijauan daerah sekitar dan lebih mencari tau lebih dalam dampak buruk positif yang bisa saja itu terjadi disekitar lingkungan.

Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *