oleh

Breaking News, Pria Ini Meninggal Setelah Berobat di RSUD, Jenazahnya Divisum

Karimun, KepriDays.co.id – Seorang pria bernama Hermansyah (45) warga Kavling, Kecamatan Tebing, Kebupaten Karimun, Provinsi Kepri meninggal dunia, Jumat (14/09/19) sekira pukul 19:30 WIB.

Dia meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan dan suntikan medis. Sehingga keluarganya menduga dia meninggal akibat kelalaian petugas medis RSUD Muhammad Sani Karimun. Pasalnya saat diberikan obat suntikan dan obat sakitnya tambah parah.

Abang korban bernama Edi Anwar mengatakan bahwa adiknya meninggal dunia di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit, setelah mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit.

“Paginya dia mengeluh sakit demam biasa, terus berobat ke RSUD terus disuntik sama pihak rumah sakit dan dikasih obat. Lalu sampai di rumah adik saya mengeluh kakinya semakin lama semakin melepuh dan membengkak, seperti luka bakar,” ujarnya, Jumat (14/6) malam.

Mendapati kaki korban yang semakin lama semakin membesar dan melepuh, pihak keluarga langsung kembali membawa korban ke rumah sakit dimana tempat korban berobat.

Setelah tiba di rumah sakit, korban langsung kembali diberikan suntikan oleh pihak rumah sakit, tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

“Jadi kami bawa lagi kesini (RSUD), sebab pertama berobat disini. Sewaktu kami sampai di rumah sakit, adik saya langsung disuntik tiba-tiba adik saya mengalami sesak nafas,” tambahnya lagi.

Setelah mengalami sesak nafas, lanjut abang korban, pihaknya langsung memanggil pihak medis, dengan maksud agar korban diberikan oksigen. Namun saat petugas medis bergegas mengambil oksigen, ternyata tabung oksigen yang digunakan sudah kosong, lalu pihak medis langsung berlari mencari tabung oksigen yang masih berisi.

Selang lima menit kemudian, korban tidak bergerak dan dinyatakan sudah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

“Masak di IGD tabung oksigen bisa kosong, ini namanya kelalaian dan kami merasa ini sudah menjadi kasus dugaa¬† malpraktek,” paparnya.

Sementara dengan adanya kasus ini, pihak keluarga akan mengambil jalur hukum karena dugaan malapraktek yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Pantauan KepriDays di lapangan, saat ini korban sedang divisum oleh pihak rumah sakit dan oleh tim inafis dari pihak kepolisian Polres Karimun.

Saat ini puluhan kerabat korban tengah menunggu hasil visum di depan ruang Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Karimun. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari RSUD maupun kepolisian.

Penulis: Sari
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *