oleh

Damai, Siswa SMK Negeri 3 dan SMA Negeri 3 Berpelukan

Tanjungpinang, Kepridays.co.id – Setelah sempat terlibat perkelahian, beberapa siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Tanjungpinang berdamai. Simbol perdamaian dilakukan dengan berpelukan di salah satu ruangan kelas di SMA Negeri 3 Tanjungpinang, Kamis (15/8/2019).

Pada kesempatan itu juga keduanya menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi permasalahan tersebut oleh masing-masing siswa yang terlibat. Hal itu disaksikan Kapolsek Tanjungpnang Timur, Kapolsek Tanjungpinang Barat, Danramil, Satpol PP Provinsi Kepri dan pihak Disdik Kepri.

Kasi Peserta Didik SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arif Salman meminta kepada siswa yang terlibat untuk berdamai.

“Saya minta bukalah hati kalian untuk saling memaafkan dan kepada orang tua juga saya harap untuk tidak memperpanjang masalah ini,” ucapnya didepan para siswa dan orang tua yang hadir.

Ia mengatakan, apabila surat yang sudah ditandatangani itu dilanggar maka urusannya ke pihak kepolisian.

“Kalau surat pernyataan tadi masih dilanggar, kami dari pihak Disdik tak mau tau lagi, kami akan serahkan ke pihak kepolisian,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala SMK Negeri 3 Tanjungpinang, Jumadi menceritakan, kejadian itu bermula pada saat kegiatan Futsal di SMK Negeri 1 Tanjungpinang.

“Ada alumni kita yang menyenggol salah satu murid SMA 3 Tanjungpinang. Jadi si Alumni ini mengatakan bahwa mereka anak SMK 3 Tanjungpinang. Jadi, anak SMK 3 ini mengira yang dipukul. Jadi mereka datang untuk mengklarifikasi menanyakan, tapi karena salah paham dan hati juga sudah panas terjadilah perkelahian,” jelasnya usai mediasi.

Intinya, kata Dia, perkelahian ini hanya selisih paham saja. Dan sudah didamaikan bersama kedua belah pihak yakni SMAN 3 dan SMKN 3 melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur dan Kapolsek Tanjungpinang Barat

“Itu bukan tauran karna selisih paham saja dan sekarang sudah berdamai. Mereka itu anak pelajar kelas X,” tegasnya.

Untuk kondisi anak yang dikeroyok (bernama mex) itu tidak apa-apa dan sehat walafiat, tadi dia ada, gak ada luka.

“Muda-mudahan tidak ada lagi lah yang seperti ini,” harapnya.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *