oleh

Raih Medali Emas O2SN, IPSI Minta Pemerintah Perhatikan Atlet Berprestasi Seperti Arya

Tanjungpinang, KepriDays.co.id –  Arya Saputra berhasil meraih medali emas lewat jurus-jurus pencak silatnya pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini.

Ia adalah atlet pencak silat di bawah binaan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tanjungpinang. Kesuksesannya memboyong medali emas tersebut mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.

Ketua IPSI Kota Tanjungpinang, Ipda Syamsuriya menyampaikan, Murid Sekolah Dasar Negeri 001 Bukit Bestari Tanjungpinang itu berangkat dari Tanjungpinang mewakili Kepri pada Sabtu 24 Agustus 2019 lalu. Kemudian kembali ke Tanjungpinang Sabtu, 31 Agustus 2019 dengan membawa medali.

Saat melakukan penjemputan di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, kata Suriya, turut hadir Sekretaris dan PPTK Dispora Kota Tanjungpinang, Ketua Umum IPSI Kota Tanjungpinang beserta penurus, Lurah Tanjung Unggat, Seluruh Pengurus Silat Kota Tanjungpinang dan masyarakat Kelurahan Tanjung Unggat.

“Tadi Sore kita jemput di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, kita tadi ada sekitar 100 orang yang menjemputnya,” katanya yang juga menjabat sebagai Plh Humas Polres Tanjungpinang itu, Sabtu (31/08/19) malam.

Tidak sampai disitu, lanjutnya, di rumah Arya juga ditunggu dan disambut dengan kegembiraan oleh warga Kelurahan Tanjung Unggat, Tanjungpinang.

Lebih lanjut Suriya mengatakan orang tua laki-laki sang juara tersebut hanya sopir lori penganglut sampah dan Ibunya tukang sapu jalan di Tanjungpinang.

Dengan keadaan orang tua Arya ini, pihaknya berharap kedepan pemerintah setempat untuk memperhatikan atlet berprestasi di Kepri, khususnya Tanjungpinang. Bukan hanya Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat tapi juga Cabor lainnya.

“Kita berharap kedepan pemerintah untuk memperhatikan atlet berprestasi di kota ini, diberikan ruang dan tempat yang layak. Diperhatikan lah apabila ortunya yg kurang mampu, apalagi untuk si Arya ortunya tidak memiliki rumah, hanya mengontrak rumah sepetak Rp700 ribu per bulan,” ungkapnya.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *