oleh

Sekarang, Begitu Anak Lahir Aktanya Langsung Terbit

Tanjungpinang, KepriDays.co.id-Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya pelayanan catatan sipil.

Untuk itu Pemko melalukan sosialisasi kepada pelaku pelayanan masyarakat, khususnya terkait ibu hamil di Hotel Bintan Plaza, Rabu (18/09/2019).

Walikota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan, pemerintah terus melakukan pembaruan pelayanan. Setiap ibu hamil mulai bulan pertama memeriksakan sudah dicatat. Artinya datanya sudah ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) setempat.

“Nah, begitu lahir Aktanya sudah terbit. Jadi prosesnya tidak seperti yang dulu-dulu lagi, ada surat dari Bidan dan kemudian dibawa ke Kelurahan dan seterusnya. Sekarang kita memperpendek birokrasinya,” katanya.

Diantaranya, pendaftaran dilakukan secara online. Namun pelayanan lainnya yang ada di Disduk Capil tetap berjalan.

“Yang sudah ada tertap, cuma ini hanya pembaharuan antara Disduk Capil dengan Bidan Swasta maupun Negeri,” jelasnya.

Ia mengku, untuk saat ini pihaknya baru mensosialisasikan dengan bidannya terlebih dahulu. Setelah itu, bidannya menyampaikan langsung ke pasien-pasiennya. Selain itu Pemko juga akan mensosialisasikan ke warga lewat forum RT dan RW.

Ditempat yang sama, Kepala Dinkes Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Tanjungpinang, Rustam menyampaikan, pembaharuan terkait ibu-ibu hamil ini selaras dengan program yang ada di Dinkes.

“Jadi ini sangat bagus dan sudah sejalan dengan program kita,” ucapnya.

Jadi, sejak kontak pertama dengan pelayanan kesehatan ibu hamil itu sudah mulai dilakukan pencatatan. Dimanapun ibu hamil kontak dengan pasilitas kesehatan itu langsung dideteksi.

“Nanti harus ada sistem yang terindegrasi sehingga para petugas kesehatan yang lain tau diwilayah mana ada ibu hamil, kondisi haminya seperti apa dan lain sebagainya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ibu-ibu hamil yang punya resiko tinggi itu akan didampingi lebih ketat. Selain itu, juga nanti akan dilakukan pengecekan yang lain-lain.

“Apakah dia (ibu hamil) sudah pendonor ada calon pendonor pada saat melahirkan, sudah punya jaminan kesehatan, dan lain-lainnya,” tutupnya.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *